Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar Kuasa Hukum AF Tantang Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara

Dugaan Korupsi di PDAM HST, Kejari Segera Ekspose Hasil Penyidikan

- Apahabar.com Rabu, 17 Maret 2021 - 16:53 WIB

Dugaan Korupsi di PDAM HST, Kejari Segera Ekspose Hasil Penyidikan

Kejari HST, Trimo. Foto: Dok apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Hulu Sungai Tengah (HST) masih bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Kasus dugaan korupsi anggaran 2018-2019 atas pengadaan tawas yang mulai ditangani sejak 2020 ini, rupanya sudah menemui titik terang.

“Kita sudah melakukan gelar perkara hari ini,” kata Kejari HST, Trimo ditemui apahabar.com di ruang kerjanya, Rabu (17/3/2021).

Dalam waktu dekat, Trimo menjanjikan akan segera mengekspose kasusnya ke publik. “Minggu depan sudah keluar hasilnya,” kata Trimo.

Trimo menambahkan, dalam mengungkap kasus itu, penyidik telah mengantongi beberapa alat bukti.

Pihaknya juga mengaku sudah mendapatkan data kerugian negara dan perbuatan melanggar hukum terhadap proyek pengadaan tawas itu.

Perbuatan melanggar hukum tersebut mengenai mekanisme pengadaan tawas tadi. Yakni, pengadaan langsung.

Menurut Trimo, untuk pengadaan itu seharusnya ada pembanding. Namun, dia menilai pada kasus ini pengadaannya langsung ditunjuk siapa yang menggarapnnya.

“Jadi, dari prosesnya saja sudah bermasalah dan menyalahi aturan,” terang Trimo.

Trimo tidak menyebutkan berapa kerugian negara untuk anggaran pengadaan tawas pada 2018-2019 PDAM sebesar Rp2 miliar itu.

“Jika nantinya sudah keluar hasil dari BPKP, siapapun dan dari manapun, baik internal maupun eksternal PDAM pasti akan kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Trimo.

Mengenai siapa yang bakal ditetapkan tersangka, Trimo juga belum mau memberkan nama itu. “Nanti akan kami sampaikan hasilnya minggu depan saat konferensi pers,” tutup Kajari.

Untuk kasus ini, kejaksaan telah memeriksa sekitar 30 saksi. Selain itu penyidik juga telah memgantongi alat bukti seperti dokumen dan surat-menyurat penting lainnya di kantor PDAM.

Dokumen barang bukti tersebut telah disita dan disimpan oleh penyidik dari Kejari HST.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Kalsel

Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen!
apahabar.com

Kalsel

Soal Kebakaran di Kotabaru, Legislator Kalsel Sebut Pentingnya Mitigasi Bencana
apahabar.com

Kalsel

Diduga Korsleting, Gudang di Sekumpul Terbakar
apahabar.com

Kalsel

57 Tahun Berdiri, Polres HST Akhirnya Terima Hibah

Kalsel

VIDEO: Mengintip Lokasi Penemuan Mayat Wanita Hamil Diduga Istri Pembakal HST
PDAM

Kalsel

Malam Ini Pipa PDAM Bocor Lagi, Distribusi Air di Banjarmasin Terganggu Sampai Subuh
apahabar.com

Kalsel

Pembunuhan Pria di Tapin, Polisi Bidik Dua Tersangka Lain
apahabar.com

Kalsel

Suaminya Dikeroyok di Lapas, Istri Igun Surati Kapolres Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com