Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

Erick Thohir Targetkan BSI masuk 10 Besar Bank Syariah Dunia

- Apahabar.com Rabu, 17 Maret 2021 - 13:07 WIB

Erick Thohir Targetkan BSI masuk 10 Besar Bank Syariah Dunia

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bisa masuk ke dalam jajaran 10 besar bank syariah dunia karena telah memiliki aset lebih dari Rp240 triliun.

“Hasil penggabungan ini membuat Bank Syariah Indonesia memiliki aset lebih dari Rp240 triliun dan ditargetkan masuk ke dalam 10 jajaran bank syariah di dunia. Maka kita doakan dan terus dukung manajemen dari BSI untuk mampu mewujudkan cita-cita mulia ini agar semakin terciptanya ekosistem syariah yang komprehensif tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia,” kata Erick dalam diskusi virtual ISEI Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu (17/03).

Meski Indonesia sedikit terlambat menerapkan sistem keuangan syariah dibandingkan negara lain, lanjutnya, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di Indonesia memiliki keunggulan tersendiri.

“Diproyeksikan di tahun 2025 Indonesia akan memiliki 184 juta penduduk muslim dewasa di mana lebih dari 50 persen merupakan kalangan menengah atas serta mayoritas bekerja di sektor swasta,” jelasnya.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah itu juga menjelaskan bahwa jasa keuangan syariah tumbuh cukup pesat meskipun di tengah pandemi. Pertumbuhan aset perbankan syariah pada 2020 meningkat sebesar 10,9 persen sedangkan konvensional hanya 7,7 persen.

Begitu juga dengan dana pihak ketiga, perbankan syariah mengalami peningkatan sebesar 11,56 persen sedikit lebih unggul dibandingkan bank konvensional dengan peningkatan 11,49 persen.

“Dari sisi pembiayaan perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan terbesar 9,4 persen, jauh mengungguli perbankan konvensional yang hanya tumbuh sebesar 0,55 persen. Selain itu market share pasar modal syariah sudah mencapai 17,39 persen, jumlah koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah sebanyak 4115 unit,” tambah Erick.

Di sisi lain, kata Erick, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga mendapat banyak apresiasi dunia internasional sepanjang 2020. Seperti Islamic Finance Development Report 2020 yang menempatkan Indonesia pada ranking kedua secara global dan Global Islamic Economy Indicator 2020 yang menempatkan Indonesia pada posisi empat secara global.

Untuk mencapai target tersebut, Erick menjelaskan bahwa diperlukan koordinasi yang kuat antara seluruh stakeholder termasuk koordinasi dengan komunitas dan kelompok keagamaan.

Selain juga, penguatan rantai nilai halal, penguatan keuangan syariah, penguatan UMKM dan penguatan digital yang menjadi empat strategi utama masyarakat ekonomi digital.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia disertai dengan keteguhan bekerja dengan akhlak, Insya Allah kita mampu menjawab semua tantangan dan mampu mengubah peluang menjadi pertumbuhan secara prudent dan sustainable,” katanya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Seandainya Kaltim Ibu Kota Negara, Pengamat: Investasi di Kalsel akan Meningkat!
apahabar.com

Nasional

Gempa M 5,0 Guncang Tapanuli Utara, Warga Panik
Anggota Wanadri

Nasional

Walhi Soal Anggota Wanadri Meninggal di Meratus: Lanjutan Perjuangan Beliau!
JMSI

Nasional

JMSI Dorong Wartawan Jadi Prioritas Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

HUT Ke-75, Kapolri Beri Kejutan Panglima TNI
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Nikmati Senja di Kaimana
apahabar.com

Nasional

Bupati Daerah Miskin Beli Mobdin Rp1,9 Miliar
Sabu Samarinda

Nasional

Iyut Bing Slamet Ditangkap, Polisi Sita Plastik Sabu dan HP
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com