Bawa Sayur, Pengendara Motor di Balikpapan Tewas Tabrak Truk Kontainer Parkir Percepat Perubahan di Tanbu, Zairullah Kembali Rombak Pejabat Struktural Cuaca Kalsel Hari Ini, Hampir Seluruh Wilayah Cerah Berawan Dana BOS Gencar Disosialisasikan, Berikut Pesan Kadisdik Kapuas Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya

Gunung Merapi Meluncurkan 7 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 1.800 Meter

- Apahabar.com Sabtu, 27 Maret 2021 - 10:58 WIB

Gunung Merapi Meluncurkan 7 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 1.800 Meter

Gunung Merapi kembali luncurkan guguran lava pijar. Foto-AFP/Agung Supriyanto

apahabar.com, YOGYAKARTA – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan tujuh kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum sejauh 1.800 meter ke arah barat daya pada Sabtu (27/3).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu, menyebutkan selama periode pengamatan pertama, awan panas guguran terjadi pada pukul 02.11, 04.28, 04.30, dan 04.41 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.

“Awan panas guguran tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi maksimum 167 detik,” kata dia.

Selama periode itu, teramati pula dua kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 800 meter ke arah barat daya.

Selanjutnya, awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 06.02, 06.03, dan 06.31 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.300 meter ke arah barat daya, amplitudo maksimum 44 meter, serta durasi 130 detik.

Pada saat terjadi awan panas guguran ini, angin bertiup ke arah barat laut.

Selama periode pengamatan pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB, Gunung Merapi juga tercatat mengalami empat kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 23-34 mm selama 107-167 detik, 36 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm selama 11-167 detik, lima kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-22 mm selama 5-16 detik.

Selanjutnya, satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 70 mm selama 18 detik dan satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm selama 96 detik.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

TKD Jokowi-Ma’ruf Tanggapi Santai Pemindahan Markas Prabowo-Sandi
apahabar.com

Nasional

Direktur TV Didakwa Bobol BRI hingga Rp28,7 Miliar
apahabar.com

Nasional

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita
apahabar.com

Nasional

Dari Kaltim sampai Aceh Kutuk Penembakan di Selandia Baru
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Perlu Kajian Data Komprehensif untuk Relaksasi PSBB
apahabar.com

Nasional

Lucinta Luna Ditangkap Polisi Atas Dugaan Kepemilikan Ekstasi
sinabung

Nasional

Sinabung 2 Kali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran 3.000 Meter
apahabar.com

Nasional

Ungkap Kematian Editor Metro TV, Polisi Cari Barbuk Lain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com