Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Hadapi Karhutla, Tapin Akan Gunakan Aplikasi Asap Digital

- Apahabar.com     Senin, 15 Maret 2021 - 19:16 WITA

Hadapi Karhutla, Tapin Akan Gunakan Aplikasi Asap Digital

Suasana rakor penanganan karhutla di Polres Tapin. Foto-Istimewa.

apahabar.com, RANTAU – Mabes Polri memperkenalkan Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Karhutla secara Digital (Asap Digital) dalam rakor penanganan Karhutla, Senin (15/3/2021).

Rakor penanganan Karhutla secara virtual diikuti Polres Tapin, Kodim 1010/Rantau, BPBD Tapin dan Dinas Lingkungan Hidup Tapin.

Kabag Ops Polres Tapin, Kompol Rainhard Maradona, menerangkan aplikasi Asap digital memiliki kelebihan dalam monitoring dan pengawasan yang menawarkan perangkat-perangkat menggunakan kamera CCTV 360 derajat dengan jarak pantauan empat kilometer.

Ia mengatakan peluncuran aplikasi tersebut langsung ditindaklanjuti pihak Telkom dengan melaksanakan pemetaan-pemetaan wilayah-wilayah yang rawan karhutla di Kabupaten Tapin.

“Melalui monitoring dan pengawasan CCTV ini dapat memudahkan petugas untuk mendapatkan informasi terkait titik-titik terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kompol Rainhard

Melalui pengawasan CCTV ini dapat dengan mudah mengirimkan signal kepada posko-posko induk yang dapat diterima oleh personel terdekat.

“Terkait dengan penanggulangan karhutla ini, personel yang akan terlibat yakni BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan mitra-mitra perusahaan,” bebernya.

Sementara terkait dengan pemetaan, ia mengatakan masih terus berkomunikasi dengan pihak terkait, karena rakor hari ini hanya sebatas perkenalan aplikasi.

“Aplikasi ini akan diakses setiap orang khususnya tim satgas yang akan melakukan pemadaman. Jadi, aplikasi ini ibarat mata yang memantau dan memberikan signal titik mana yang terdapat kebakaran,” jelasnya.

“Sesuai arahan dari Mabes, aplikasi Asap Digital akan digunakan per 5 April,” tutupnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

HPN 2020, Presiden Jokowi Tiba di Kalsel Sore Ini
apahabar.com

Kalsel

Posko Laut Ditutup, Penumpang Kapal Masih Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Denda Wajib Masker, Sukhrowardi: Jangan Menakuti Warga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tentang Aksi ‘Tapin #Rawatbumi’ di Ekowisata Bekantan
KONI

Kalsel

Eks Ketua dan Sekretaris KONI Banjarmasin Divonis 3,4 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

Imbauan RSUD Ulin: Sinar Matahari dan Tidur Cukup
Kotabaru

Kalsel

Berkat ‘Tahi Lalat’, Pembuang Bayi di Kotabaru Ditangkap Macan Bamega Cs
Prokes

Kalsel

Asyik Ngelem, 2 Remaja di Cempaka Banjarbaru Terjaring Operasi Yustisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com