Program Ramadan YN’S Center Berlanjut, Panitia Undang Peserta Tadarus dari Kabupaten Banjar Kabar Duka, Politisi Senior PKB Kalteng HM Asera Tutup Usia Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah!

Hari Perempuan Sedunia, Masyithah Resmi Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin

- Apahabar.com Senin, 8 Maret 2021 - 18:08 WIB

Hari Perempuan Sedunia, Masyithah Resmi Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin

Tepat Hari Perempuan Sedunia, Prof Masyithah Umar dikukuhkan sebagai Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin kini memiliki Guru Besar dalam bidang Ilmu Fiqih perempuan. Ia adalah Prof Masyithah Umar.

Menariknya, pengukuhan perempuan 65 tahun itu sebagai Guru Besar bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia, Senin (8/3).

Dalam rapat senat terbuka di Auditorium Mastur Jahri UIN Antasari Banjarmasin itu, Prof Masyithah dikukuhkan oleh Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Mujiburrahman.

“Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan ibu Masyithah Umar mencapai jabatan akademisi tertinggi sebagai Guru Besar atau Profesor Ilmu Fiqih,” ujar Mujiburrahman.

Di mata Mujiburrahman, gelar Guru Besar sangatlah pantas disematkan kepada Masyithah.

Sebab, Masyithah tak hanya dikenal sebagai akademisi, tapi juga merupakan seorang aktivis perempuan.

“Gelar Guru Besar bagi Prof Masyithah sangat tepat. Karena selain akademisi dia juga seorang aktivis,” ujar Mujiburrahman usai pengukuhan.

Seorang Guru Besar, lanjut Mujib, memiliki tugas utama memberikan ilmu dan mengajar. Namun yang tak kalah penting, Guru Besar bisa aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.

Selain itu di era milenial saat ini guru besar juga harus membagikan pengetahuan maupun ceramah pada media sosial dan media elektronik.

Ia merasa bertambahnya jumlah guru besar di UIN Antasari Banjarmasin bukan hanya kebanggaan secara pribadi, namun juga kebanggaan institusi.

“Semoga UIN Antasari terus mencetak lebih banyak lagi profesor, yang banyak menimbulkan inspirasi, menimbulkan hal-hal yang ilmiah dalam penelitiannya, berguna bagi Nusa dan Bangsa” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tuntaskan Tugas, Anggota Paskibara Balangan Teteskan Air Mata
apahabar.com

Kalsel

Prediksi Ribuan Kasus Baru, GTPP Minta Masyarakat Sukarela Jalani Karantina Mandiri
apahabar.com

Kalsel

BKW Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Bali  
Cempaka

Kalsel

Ratusan KK di Cempaka Banjarbaru Terdampak Banjir, Berikut Rinciannya
apahabar.com

Kalsel

Cerita Kopral Parhan, Kakek Pahlawan Penyeberang Jalan yang Sudah 4 Kali Ditabrak
apahabar.com

Kalsel

Pasca Haul Sekumpul, 800 Ton Lebih Sampah Diangkut ke TPA
Miniatur Hutan Hujan Tropika Kalsel Siap Pukau Presiden Jokowi

Kalsel

Miniatur Hutan Hujan Tropika Kalsel Siap Pukau Presiden Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Sepekan Zebra Intan, Tilang di Batola Naik 200 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com