Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Ikuti Kenaikan Bursa Saham Asia, IHSG Awal Pekan Menguat

- Apahabar.com     Senin, 15 Maret 2021 - 10:50 WITA

Ikuti Kenaikan Bursa Saham Asia, IHSG Awal Pekan Menguat

Ilustrasi Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta, Kamis (11/2/2021). Foto-Antara/Muhammad Adimaja

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, menguat.

IHSG menguat mengikuti kenaikan mayoritas bursa saham kawasan Asia.

IHSG dibuka menguat 16,55 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.374,76. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,94 poin atau 0,41 persen ke posisi 954,78.

“Fokus minggu ini tertuju pada FOMC meeting dan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Maret 2021 dengan kemungkinan masih akan menahan tingkat suku bunga acuan. IHSG pada awal pekan ini berpotensi bergerak pada rentang 6.271-6.428,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (15/3).

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada minggu kedua Maret 2021 sebesar 0,09 persen (mom). Dengan perkiraan tersebut, maka perkiraan inflasi Maret 2021 secara tahun kalender sebesar 0,45 persen (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,37 persen (yoy).

Dari eksternal, bursa ekuitas AS ditutup variatif pada perdagangan akhir pekan lalu, seiring optimisme pembukaan aktivitas dunia usaha yang meningkat.

Pemerintah AS melegalisasi American Rescue Plan (ARP), yang membawa stimulus sebesar 1,9 triliun dolar AS. Hal itu memberi sentimen positif yang akan mengerek performa sejumlah aset investasi.

Dari Eropa, Stoxx 600 melemah merespon imbal hasil (yield) obligasi negara yang menguat kembali dan meningkatkan kekhawatiran para investor. Secara mingguan, Stoxx 600 menguat 3,5 persen (wow), posisi mingguan terbaik sejak November 2020.

Mayoritas bursa regional Eropa juga ditutup menguat. Sementara, hasil rapat Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan dana Pandemic Emergency Purchase Program (PEPP) senilai 1,85 triliun Euro hingga Maret 2022.

Dari komoditas, harga minyak mentah ditutup sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) setelah menguat dua hari berturut-turut. Harga minyak Brent melemah ke level 69,22 dolar AS per barel dan WTI ke level 65,61 dolar AS per barel.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 93,95 poin atau 0,32 persen ke 29.881,78, indeks Hang Seng naik 221,41 poin atau 0,77 persen ke 28.96131, dan indeks Straits Times meningkat 16,53 poin atau 0,53 persen ke 3.111,75.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rupiah

Ekbis

Dipicu Kekhwatiran Kasus Covid-19, Rupiah Melemah Tipis
apahabar.com

Ekbis

Setelah Natal, Harga Emas Antam Melambung Rp 6.000
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Menguat Seiring Membaiknya Kondisi Donald Trump
apahabar.com

Ekbis

Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Gelombang 2 Cair Minggu Ini, Nantikan dan Siap Cek Saldo
apahabar.com

Ekbis

Bergantung Tiga Sektor, Ekonomi Kalsel Rentan Kondisi Global
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Akan Datangkan Bahan Baku Masker dari Eropa
MHM

Ekbis

Jadi Waketum Kadin Pusat, Mardani H Maming: Saatnya Galakkan Energi Ramah Lingkungan
apahabar.com

Ekbis

Pertamina akan Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com