AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi! Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar

Jelang Purnatugas, Kadis DLH Banjar Siap Serahkan Rancangan Tanggulangi Banjir

- Apahabar.com Selasa, 30 Maret 2021 - 14:08 WIB

Jelang Purnatugas, Kadis DLH Banjar Siap Serahkan Rancangan Tanggulangi Banjir

H Boyke Wahyu Tristiyanto Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (DLH) saat ditemui apahabar.com, di taman belakang kantornya. Foto-Al Madani

apahabar.com, MARTAPURA – Menjelang purnatugas, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar, H Boyke Wahyu Tristiyanto berencana menyerahkan rancangan program Kanopi Banjar untuk menanggulangi banjir ke Kadis penerusnya.

Saat ditemui apahabar.com, Selasa (30/3), H Boyke mengatakan, dirinya memiliki sebuah program untuk menghijaukan daerah hulu sungai di Kabupaten Banjar dan tambang-tambang.

Rancangan Kanopi Banjar, beber Boyke adalah turunan dari Gamis Hijau. Namun lebih yang matang untuk mengatasi bencana banjir yang telah melanda Kalsel hingga saat ini.

“Seharusnya yang kita tanam itu bukan di kota, tapi di kawasan hulu sungai sana, supaya airnya itu tidak semuanya masuk ke sungai tapi diserap oleh akar pohon,” ungkapnya.

Diambang purnatugasnya, Boyke mengatakan, persiapan untuk menjalankan Kanopi Banjar tidak terlalu ribet. Hanya perlu mencari waktu luang untuk berkoordinasi dan saling membicarakan bagaimana bagusnya program tersebut.

Sekadar untuk diketahui, tambah Boyke, jika berada di bawah pohon selalu terasa sejuk dan nyaman? Hal tersebut dikarenakan pohon mengeluarkan uap air. Uap tersebut yang mendinginkan udara di sekitarnya. Selain itu pohon juga mengeluarkan oksigen yang membuat kita yang berada di sekitarnya merasa segar.

“Jika pohon itu banyak berada di pegunungan dan hulu sungai, kemungkinan air yang banyak tersebut akan diserap oleh pohon yang sudah ditanam nanti,” ujarnya.

Selain itu, penghijauan di gunung yang berkaitan dengan Kanopi Banjar, tambang-tambang batubara yang sudah tidak terpakai juga sebaiknya ditanami.

“Agar menjadi lebih sejuk dan lebih hijau dan itu masuknya di Kanopi Banjar. Saya sudah mencoba namun di masa jabatan saya yang hampir habis, oleh karenanya saya hanya bisa menyampaikan dengan mengembangkan bagaimana mengembangkan Kanopi Banjar tersebut, lebih bagus lagi bisa mengembangkan ide-ide yang cemerlang daripada yang saya sampaikan,” ujarnya.

Boyke mengatakan, jikalau program ini berjalan, pohon yang cocok untuk ditanam adalah pohon yang keras, seperti mahoni dan ulin. hal tersebut karena masa pohon yang seperti itu bisa hidup lama.

“Seperti pohon Ketapang juga bagus untuk ditanam, namun harus dipelihara agar tumbuhnya ke atas bukan ke samping,”jelasnya.

Di ujung purnatugas, Boyke mengharapkan si Kanopi Banjar ke depannya bisa menjadi UPT, agar bisa menjadi tempat pembibitan.

“Jika bisa berubah menjadi BLUD itu bisa menjadi bisnis. Apabila ada pihak tambang ada yang ingin melakukan penghijauan dengan BLUD, kita bisa mendapatkan kontrak,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Tengah Malam, Api Membara di Veteran Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

RS Baru H Boejasin Tala Tunggu Audit Forensik
apahabar.com

Kalsel

5 Agustus Tapin Berlakukan PKM, Simak Pesan H Yamani
covid-19 kotabaru

Kalsel

Bertambah 1, Positif Covid-19 Kotabaru Jadi 1.413 Orang
apahabar.com

Kalsel

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tergantung di Belitung Darat
apahabar.com

Kalsel

Kereta Api Tabalong-Banjarmasin: Dua Stasiun Perdana Bakal Dibangun di Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Misteri KDRT Berdarah di Kintap Tala, Polisi Selisik Jejak Suami
Ikan Gabus

Kalsel

Tekan Inflasi, 33 Ribu Benih Ikan Gabus Ditebar di Kurau dan Pelaihari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com