Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Kades Padang Panjang Sayangkan Kontrak Adaro-PAMA Tak Diperpanjang

- Apahabar.com Jumat, 5 Maret 2021 - 14:46 WIB

Kades Padang Panjang Sayangkan Kontrak Adaro-PAMA Tak Diperpanjang

Sejumlah kepala desa di Tabalong kompak menyurati PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) selaku partner baru ADARO. Foto ilustrasi: Ist

apahabar.com, TANJUNG – Kepala Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta menyayangkan kontrak kerjasama PT Pamapersada Nusantara dengan PT Adaro Indonesia di Kabupaten Tabalong tak diperpanjang.

Kades Padang Panjang, H Sokhidin mengungkap, bila 31 Juli tahun ini hal itu terjadi, akan berdampak terhadap para warga, khususnya di Desa Padang Panjang.

“Banyak warga kami bekerja di PAMA dan Sub Kontraktornya. Jika perusahaan itu tidak ada tentu banyak pengangguran. Karena tidak ada jaminan mereka bisa diterima di PT BUMA sebagai perusahaan yang akan melanjutkan pekerjaan PAMA, ” kata Sokhidin, Jumat (5/3).

Ujar Sokhidin lagi, dampak dari berakhirnya kontrak kerjasama PAMA dengan Adaro juga akan dirasakan masyarakat lainnya.

PAMA adalah perusahaan yang dikenal baik di lingkungan operasional tambang Adaro.

Mereka terkenal suka berbagi dengan masyarakat, setiap proposal masyarakat yang masuk bagi kepentingan umum selalu dibantu.

“Mereka juga selalu menyantuni anak-anak yatim, warga tak mampu dan lainnya. PAMA dan karyawannya juga selalu berkurban dengan menyerahkan hewan korban kepada masyarakat, ” beber Sokhidin.

Sokhidin berharap, kalau bisa kontrak kerjasama PAMA dan Adaro dilanjutkan.

“Kami berharap ada pembicaraan lagi antara PAMA dan Adaro, karena akan banyak dampak yang timbul dari tidak berlanjutnya kontrak kerjasama itu,” pungkas Sokhidin.

Terpisah, Asan, warga Desa Harus Kecamatan Muara Harus juga menyayangkan rencana tidak diperpanjangnya kontrak kerjasama tersebut.

Selain nasib karyawan dan Sub Kontraktor PAMA yang belum jelas apakah akan bisa diterima bekerja di PT BUMA. Kebaikan PAMA selama ini bagi masyarakat diharapkan bisa menjadi pertimbangan Adaro lagi.

“Jujur, PAMA sangat baik dengan masyarakat, mereka selalu berbagi. Para anak yatim selalu disantuni, tiap tahun mereka berkurban sapi, dan banyak lagi kebaikan mereka yang melebihi perusahaan lainnya,” puji Asan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nekat Terobos Banjir, Mobil Miliaran Rupiah Ini Larut Terbawa Arus
apahabar.com

Kalsel

JMSI Kalsel Dorong Pers Dapatkan Insentif Ekonomi
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergitas, Kalsel Upayakan Putus Mata Rantai Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sempat Disorot Presiden Jokowi, Dinkes Kalsel Upayakan Percepatan Penurunan Stunting
apahabar.com

Kalsel

2020, Tak Ada Lagi Siswa Numpang Ujian Online
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Covid-19, Polsek Berangas Bersih-bersih Mako
apahabar.com

Kalsel

Janji Bertemu di Kuburan, Isyarat Kematian Korban Kecelakaan di Batola
apahabar.com

Kalsel

Amankah Lingkungan Kalsel Jika Tanah Bumbu Jadi Jakarta Baru?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com