Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya Korupsi Eks Bupati HST: KPK Periksa Pejabat Bank Kalsel

Kampus Buka Juli 2021, Mahasiswa Kalsel Siap-Siap Divaksin Covid-19

- Apahabar.com     Sabtu, 6 Maret 2021 - 20:26 WITA

Kampus Buka Juli 2021, Mahasiswa Kalsel Siap-Siap Divaksin Covid-19

ULM Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Angin segar menghampiri seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Tak terkecuali di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani mengatakan kampus akan diizinkan buka pada Juli 2021 mendatang.

Tepatnya setelah mahasiswa dan dosen mendapat vaksinasi Covid-19. Namun semua tergantung keputusan masing-masing perguruan tinggi.

“Ya benar (kampus diizinkan buka pada bulan Juli), dengan menerapkan Protokol 5 M, diizinkan Satgas, dan menerapkan SKB (Surat Keputusan Bersama) PTM,” ucap Paristiyanti dilansir CNNIndonesia, Sabtu (6/3).

Saat ini tengah disiapkan surat keputusan bersama (SKB) antarmenteri terkait vaksinasi untuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan pegawai kementerian.

Di mana kegiatan itu berlangsung dari Maret sampai dengan Juni 2021 nanti.

Jika sudah mendapat vaksinasi, dia berharap rektor dari universitas menyiapkan peraturan turunan PTM berdasarkan konsultasi dan persetujuan Gugus Tugas Covid di kapasitas masing-masing.

Salah satunya PTM dengan kapasitas 25-50 persen

Sekedar diketahui, vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung sejak awal 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang Indonesia pertama yang mendapat vaksin, bersama sejumlah pesohor seperti Raffi Ahmad.

Vaksinasi dilanjutkan untuk tenaga kesehatan di sejumlah daerah yang tergolong sebagai kelompok rentan tertular.

Kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi lansia, awak media, dan atlet.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah mengucurkan dana Rp3,67 triliun untuk mengimpor vaksin Corona.

Total impor vaksin yang berhasil didatangkan dengan anggaran itu mencapai 30,5 juta dosis.

Dia menambahkan pemerintah juga sudah mengeluarkan Rp642,18 miliar untuk pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) vaksin covid-19.

Dana tersebut digelontorkan pada periode 8 Desember 2020 sampai dengan 3 Februari 2021.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cerita Kerabat dari Kalsel tentang Ani Yudhoyono, Menemani Daftar ke KPU hingga Disambut di Teras Pondopo
apahabar.com

Kalsel

Layani Rute Keliling Banjarmasin, Bus Wisata Terbuka Jadi Harapan Sektor Wisata di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Hari ini, Masjid Jami Sungai Jingah Juga Tiadakan Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

Komplek Pendopo Bersinar Tabalong Dijaga Petugas Gabungan, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Jasa Penyeberangan Kecipratan Tuah Penutupan Jembatan Alalak I
Produksi Durian Tala

Kalsel

Terdampak Banjir, Produksi Durian Tala Turun Drastis
IMI Kalsel

Kalsel

Bantu Pemerintah, IMI Kalsel Gelar Vaksinasi Terbesar se-Banua

Kalsel

Pelaku Pengeroyok Wildan Diamankan, Ayah Korban: Terima Kasih Bapak Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com