GeNose C-19 Sangat Sensitif, Hindari Hal Ini Sebelum Lakukan Tes! Mei 2021, Tes GeNose C-19 Resmi Diberlakukan di Banjarmasin Hasil Tes Covid-19 Rawan Dipalsukan, Begini Tindakan Tegas KKP Banjarmasin Petugas Gabungan Belum Temukan Bocah SD Tenggelam di Sungai Tabalong Tanding Ulang Pilgub Kalsel, Ketika Ulama Jadi Corong Politikus

Kecewa, Adik Tahanan Tewas di Balikpapan Ancam Bunuh Diri di Polda

- Apahabar.com Kamis, 18 Maret 2021 - 23:45 WIB

Kecewa, Adik Tahanan Tewas di Balikpapan Ancam Bunuh Diri di Polda

Dini adik tiri Herman yang melaporkan kasus kematian Herman. Foto: Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Rekonstruksi kasus Herman yang digelar di Mapolresta Balikpapan pada Selasa (17/3) kemarin rupanya menyisakan kekecewaan mendalam bagi Dini.

Pasalnya adik tiri mendiang Herman itu mengaku tak diundang atau diberitahu sama sekali oleh penyidik akan adanya rekonstruksi tersebut.

Herman adalah tahanan kasus pencurian yang tewas diduga dianiaya sejumlah polisi reserse.

Seirama, kuasa hukum Herman juga mengaku tak diundang polisi. Walhasil, rekonstruksi tersebut dinilai “gaib” tanpa kehadiran pihak korban.

“Saya sangat kecewa, betul-betul kecewa. Saya tidak sama sekali diberitahu polisi, padahal disitu saya bisa tahu siapa pelaku. Setidaknya saya tenang sedikit,” tuturnya dengan kucuran air mata.

Ia mengatakan seandainya dirinya hadir dalam proses rekonstruksi tersebut, ia bisa melihat dan mengetahui secara terbuka siapa pelaku yang membunuh keluarganya itu.

Dini menilai polisi tidak transparan sesuai komitmen awal dalam mengungkap kasus pembunuhan Herman. Sayangnya Dini merasa seperti ada sesuatu yang janggal lantaran pihaknya sama sekali tidak diberitahu.

“Bukan seperti itu mereka harusnya, mana janjinya yang bilang mau transparan, nyatanya saya digituin. Saya sakit hati. Saya turutin mau mereka. Saya percaya mereka tapi ternyata di bohongi. Nggak ada pemberitahuan sama sekali ke saya. Mereka nggak kasihan sama saya, kenapa mesti ditutup-tutupi dari kita dari saya,” keluhnya.

Bahkan Dini telah mendatangi kepolisian untuk melibatkan dirinya saat rekon nanti. Namun saat pelaksanaan rekon justru dari pihaknya lah yang tidak dikabari sama sekali.

“Saya di Polres sudah minta baik-baik untuk libatkan saya, nyatanya saya tidak dilibatkan. Sekarang itu ke Polda saya nggak diundang ke rekon itu sementara wartawan tahu, kuasa hukum tersangka juga dikasih tahu kenapa saya tidak,” ungkapnya heran.

Merasa tidak mendapat keadilan dan dinilai tidak transparan, Dini seolah pasrah. Bahkan terlontar dari mulutnya untuk bunuh diri di hadapan kepolisian bila tidak ada transparansi dan tidak adil.

“Kalau memang mau bantu tersangka atau menutupi semuanya, tolong selama saya hidup nggak bakal mereka akan tenang, kecuali mereka mau saya mati, saya akan ke Polda bunuh diri biar mereka puas. Saya sudah hancur, jangan di siksa batin saya kayak gini,” ungkapnya sembari menangis.

Sebelumnya kuasa hukum pelapor, Fathul Huda, mengatakan hal sama. Pihaknya sama sekali tidak mendapatkan pemberitahuan oleh penyidik terkait rekonstruksi tersebut.

Padahal rekonstruksi tersebut sangat penting bagi mereka untuk melihat proses terjadinya dugaan penganiayaan terhadap Herman.

“Kami dari kuasa hukum pelapor tidak ada pemberitahuan dengan rekonstruksi ini. Pelapor juga sudah kami konfirmasi berkaitan dengan rekonstruksi. Padahal ini juga penting bagi kami untuk menyaksikan bagaimana tindakan itu terjadi supaya ini terbuka dan transparan seperti apa yang dikatakan Kapolda,” tutur Fathul.

Sementara itu sebelumnya Wadir Krimum Polda Kaltim, AKBP Roni Faisal, mengatakan bahwa rekonstruksi ini memang tidak dihadiri pihak kuasa hukum pelapor melainkan kuasa hukum tersangka.

“Jadi menyaksikan ini dari pihak lawyer daripada tersangka,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

BPS Kaltim Siap Gelar Sensus Penduduk Online 2020

Kaltim

Kematian Herman ‘Coreng’ Predikat Balikpapan Kota Peduli HAM
TNI Balikpapan

Kaltim

Penyidik Cari Sisa Tulang Korban Pembunuhan Oknum TNI Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Resmi Jadi Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud Kenang Almarhum Thohari Azis

Kaltim

Aksi Pedagang Bakso Sikat Kotak Amal Masjid di Balikpapan Terekam CCTV

Kaltim

Hasil Undercover, Jaringan Spesialis Curanmor di Balikpapan Masuk Perangkap
Perampok

Kaltim

Kronologi Penangkapan Perampok Ngaku Dikuasai Setan di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

2018, Gojek Sumbang Rp 430 Miliar untuk Perekonomian Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com