Kuasa Hukum AF Minta Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi! Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru

Kejagung Klaim Tim Rizieq Minta Maaf soal Sidang

- Apahabar.com Kamis, 25 Maret 2021 - 22:22 WIB

Kejagung Klaim Tim Rizieq Minta Maaf soal Sidang

Habib Riziq Shihab ditetapkan sebagai tersangka kasus swab test. Foto-Detik

apahabar.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima audiensi dari Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan tim hukum terdakwa kasus kerumuman Rizieq Shihab (MRS), Kamis (25/3).

Audiensi itu membahas jalannya persidangan perkara tindak pidana kekarantinaan kesehatan yang menyeret mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan beberapa anggota PA 212.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan audensi itu bertujuan untuk tabayyun mengenai penanganan Perkara Tindak Pidana “Kekarantinaan Kesehatan” yang melibatkan Terdakwa MRS sebagai ulama dan beberapa orang anggota PA 212.

Ia mengatakan dari lembaganya hadir Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahnan dan beberapa pejabat lain. Dari pihak tim hukum Rizieq, di antaranya ada nama Ketua Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif dan Aziz Yanuar,

“Tim Hukum Terdakwa MRS Aziz Yanuar meminta maaf atas kejadian yang terjadi pada saat persidangan yang dilaksanakan secara online baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur maupun Badan Reserse Kriminal Kepolisan RI (Bareskrim Polri),” lanjut keterangan tertulis Pusat Penerangan Hukum Kejagung yang dikutip dari CNN Indonesia.

“Peristiwa tersebut terjadi semata-mata ingin memperjuangkan hak Terdakwa agar diperlakukan adil selama proses persidangan,” lanjut keterangan itu.

Sementara Ketua Tim JPU Syahnan menjelaskan tim JPU tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menzalimi Rizieq.

Leonard menambahkan, Syahnan juga menyampaikan tim JPU tetap menghormati Rizieq sebagai ulama dan karena itu pula meminta tim kuasa hukum untuk memahami tugas serta fungsi jaksa penuntut umum dalam proses penyelesaian perkara.

“Ketua Tim JPU meminta kepada Penasihat Hukum MRS untuk tidak mengungkapkan ucapan-ucapan yang merendahkan martabat Tim JPU di dalam persidangan,” ujarnya.

“Ketua Tim JPU mengajak untuk tidak terpancing dengan informasi yang belum tentu kebenarannya, sehingga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutur Leonard.

Dalam kesempatan itu, lanjut Leonard, Ketua tim jaksa penuntut umum juga mengajak tim kuasa hukum Rizieq serta pengurus dan anggota PA 212 juga seluruh umat Islam untuk tidak terpancing isu hoaks.

Sebelumnya dalam dua kali pelaksanaan sidang kasus kerumunan Rizieq Shihab diwarnai pelbagai insiden, mulai dari penolakan eks pentolan FPI itu untuk hadir di ruang sidang hingga hardikan anggota kuasa hukum Munarman.

Rizieq pun diketahui sempat berontak saat hendak dihadirkan di ruang persidangan. Hingga kemudian, majelis hakim memutuskan untuk mengabulkan permohonannya untuk hadir secara langsung di PN Jakarta Timur.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 5.516 Positif, 548 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Viral Tanker Banjarmasin-Balikpapan Terombang-ambing di Laut Lepas, Intip Penjelasan Pertamina
apahabar.com

Nasional

Baru 19 Persen, Jokowi: Serapan Stimulus Penanganan Covid-19 Belum Optimal
Konseling Pranikah

Nasional

Wapres Ma’ruf Terbang ke Lampung Tinjau Vaksinasi dan Bendungan
Awal Ramadhan, NU Masih Menunggu Hasil Pengamatan Hilal

Nasional

Awal Ramadhan, NU Masih Menunggu Hasil Pengamatan Hilal
apahabar.com

Nasional

PAN Berhentikan Ketua DPW Kalsel karena Dukung Jokowi-Ma’ruf
Pernikahan Dini

Nasional

Satu Tahun Pembelajaran Jarak Jauh: Anak Putus Sekolah hingga Pernikahan Dini
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif 45.029 Orang, Sembuh Jadi 17.883
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com