Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing

- Apahabar.com Kamis, 4 Maret 2021 - 14:33 WIB

Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing

Presiden Jokowi menggaungkan ajakan untuk mencintai produk dalam negeri. Foto: Ist

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menggaungkan benci produk asing. Ia mengajak masyarakat lebih mencintai produk dalam negeri.

“Produk-produk dalam negeri gaungkan, gaungkan juga benci produk-produk luar negeri. Bukan hanya cinta, tapi benci. Cinta barang kita, benci produk luar negeri,” ucap Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021, Kamis (4/3).

Karenanya, Presiden Jokowi memerintahkan Kementerian Perdagangan mendorong produk lokal bisa bersaing di tempat strategis seperti mal atau pusat perbelanjaan modern.

“Pusat belanja, mal harus terus didorong dari Jakarta ke daerah untuk buatan produk-produk Indonesia khususnya UMKM. Jangan sampai ruang depan, lokasi-lokasi strategis justru diisi oleh brand luar negeri,” tegas Jokowi dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

Langkah konkretnya, Kementerian Perdagangan mesti mengatur lokasi penjualan merek luar negeri agar dipindah ke tempat tidak strategis.

Dengan demikian, seluruh tempat strategis akan diisi oleh merek-merek lokal.

“Branding harus melekat agar lebih mencintai produk Indonesia dibandingkan dengan produk luar negeri. Jumlah 270 juta jiwa seharusnya konsumen loyal untuk produk kita sendiri,” kata Jokowi.

Pelaku UMKM, kata dia, juga harus dibantu untuk meningkatkan penjualannya ke luar negeri.

Sebab, UMKM kerap kesulitan dengan masalah kapasitas karena kekurangan modal.

“Dorong perbankan agar mau suntikan dana untuk UMKM agar kapasitas bisa naik,” pungkas Jokowi.

Langkah Presiden mendapat dukungan berbagai kalangan. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai langkah Jokowi sudah tepat.

“Dengan bahasa dan narasi yang disampaikan itu sesungguhnya cukup tepat ya meskipun narasinya berbeda dengan narasi beliau sebelum-sebelumnya,” kata Sekjen PAN itu, dilansir Detik.com.

Eddy menilai tren impor saat ini sudah terlalu marak, termasuk belanja online. Seharusnya belanja produk dalam negeri, persis seperti yang disampaikan Jokowi.

“Banyak barang-barang dari China, banyak barang-barang dari negara-negara tetangga, dari Malaysia, dari Pakistan dan lain-lain itu yang dibeli dan tidak disadari bahwa itu pembeliannya adalah pembelian online yang datang dari luar negeri barang-barangnya. Jadi kita mengimpor,” imbuh Eddy.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Sementara Unggul di Hitung Cepat Sejumlah Lembaga Survei
apahabar.com

Nasional

Tren Kasus Kematian dan Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Membaik
apahabar.com

Nasional

Terbongkar, Modus WNI Lakukan Ratusan Kali Perkosaan di Inggris
apahabar.com

Nasional

MUI: Haram Gunakan Kata Neraka, Setan atau Iblis untuk Nama Produk
apahabar.com

Nasional

OTT Hakim, KPK Sita Ribuan Dolar Singapura
apahabar.com

Nasional

Pembantaian Salat Jumat di New Zealand, Jokowi : Mengutuk Aksi Penembakan
apahabar.com

Nasional

Ini Sosok Ulama yang Viral Jenazahnya Utuh Meski Terkubur 31 Tahun
abu Janda

Nasional

Diperiksa Bareskrim, Abu Janda Akui Hanya Respons Cuitan Tengku Zulkarnain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com