Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

KLB di Sumut, DPC Demokrat Banjarbaru: Itu Ilegal

- Apahabar.com     Sabtu, 6 Maret 2021 - 18:36 WITA

KLB di Sumut, DPC Demokrat Banjarbaru: Itu Ilegal

Agus Harimurti Yudhoyono dan Moeldoko. Foto-Merdeka.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kongres Luar Biasa (KLB) Sumatra Utara (Sumut) telah membaiat Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat menuai hujatan.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Banjarbaru, Kardi menegaskan baiat dari KLB di Sumut itu ilegal.

“Kami tetap mendukung Ketua Umum yang asli, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” ujarnya pada apahabar.com via sambungan telepon, Sabtu (6/3) sore.

Lebih lanjut, Kardi menjelaskan, seperti arahan dari DPD Demokrat Kalsel, pihaknya tetap akan berjuang untuk mempertahankan AHY sebagai Ketum partai perlambang bintang segitiga itu.

Seperti diwartakan sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengajak seluruh kader untuk berjuang mempertahankan kedaulatan dan kemandirian partai pasca-Kongres Luar Biasa (KLB).

“Ibarat peperangan, perang yang kita lakukan adalah perang yang dibenarkan. Sebuah war of necessity. Sebuah justice war, perang untuk mendapatkan keadilan,” kata SBY dalam konferensi pers, Jumat (5/3) malam.

Ia menjelaskan bahwa mempertahankan kedaulatan dan kemandirian partai adalah perjuangan yang suci dan mulia. Selain itu, ia yakin Presiden Joko Widodo memiliki integritas dalam menyikapi yang disebut sebagai perebutan Partai Demokrat.

“Saya juga tetap percaya bahwa negara dan pemerintah akan bertindak adil. Serta akan sepenuhnya menegakkan pranata hukum yang berlaku. Baik itu konstitusi kita. UUD 1945 dan UU parpol maupun AD/ART Partai Demokrat yang secara hukum mengikat,” ungkap SBY.

Presiden keenam RI itu juga membongkar sejumlah hal dalam gelaran KLB Deli Serdang yang menurutnya tak memenuhi syarat dan ketentuan AD/ART Partai Demokrat. Karena itu dia pun menganggap KLB tersebut tidak sah dan ilegal.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin Belum Bubar, Sebagian Akses Jalan Dibuka!
apahabar.com

Kalsel

Hujan Deras Iringi Pembukaan Pekan Raya Tabalong 2018
apahabar.com

Kalsel

Polisi dan TNI di Banjarmasin Salurkan Bantuan ke Warga Pesisir Sungai
apahabar.com

Kalsel

Jumlah ODP di Banjarbaru Bertambah, 4 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kurangi Kematian Ibu-Anak, SHM-MAR Pilih Tingkatkan Dana Posyandu di Tanbu
Porprov IX HSS

Kalsel

Jelang Porprov IX HSS 2021, ESI Banjarmasin Bakal Gelar Turnamen Esports
apahabar.com

Kalsel

ASKOMPSI-Telkomsel Pamasuka Guyur Bantuan Paket Data-CLoudX untuk Siswa di Kalsel

Kalsel

Rindu Mardani H Maming, Nenek 70 Tahun di Tanah Bumbu Ingin Cuncung Jadi Bupati
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com