Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Kompak Bersekongkol, Dua Karyawan Bank Pelat Merah Kuras Uang Nasabah

Dua oknum pegawai bank pelat merah di Riau, resmi ditetapkan sebagai tersangka, usai mengurai uang nasabah.
- Apahabar.com     Rabu, 31 Maret 2021 - 12:07 WITA

Kompak Bersekongkol, Dua Karyawan Bank Pelat Merah Kuras Uang Nasabah

Foto: Tersangka NH (37/kiri), mantan Teller Bank dan AS (42/kanan) mantan Head Teller pada Bank Plat Merah Daerah Riau. Foto: net

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua oknum pegawai bank pelat merah di Riau, resmi ditetapkan sebagai tersangka, usai mengurai uang nasabah.

Keduanya adalah NH (37), teller bank dan AS (42), head teller atau pimpinan seksi pelayanan.

Keduanya sudah mengundurkan diri dari bank bersangkutan.

Kini, keduanya langsung menjalani proses penahanan oleh penyidik terkait tindak pidana perbankan.

Peristiwa ini berhasil diungkap kepolisi Riau. Kabid Humas Polda Riau, Komisaris Besar Sunarto pada Selasa (30/3/2021) mengungkapkan proses hukum keduanya masih berjalan.

Adapun modus para tersangka adalah memalsukan dokumen penting milik nasabah. Lalu menguras uang nasabah hingga miliaran rupiah.

“Penyidik masih mendalami kasus pidana perbankan ini. Saat ini sebanyak 135 lembar slip transaksi asli nasabah telah dilakukan penyitaan,” kata dia saat jumpa pers dilansir vivanews.com.

Sunarto menjelaskan, kejahatan ini terungkap pada 31 Desember 2015.

Saat itu salah satu nasabah mencetak buku tabungan.
Namun korban terkejut saat mengetahui saldonya Rp1,2 miliar hanya bersisa Rp9 juta.

Padahal nasabah tidak pernah melakukan transaksi penarikan tunai dalam bentuk apa pun.

Pada tanggal 16 Maret 2021 nasabah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Dari hasil penyelidikan Kepolisian, belakangan diketahui terdapat tiga orang korban (nasabah) yang mengalami kerugian.

Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi serta bukti yang diperlukan penyidik, dua orang pegawai bank tersebut ditangkap.

Terhadap pelaku disangkakan Pasal 49 ayat (2) hurub b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1998 tentang Perbankan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 227 Orang
apahabar.com

Nasional

Pendaftaran Online CPNS Resmi Dibuka Mulai Hari Ini, Berikut Tahapannya
Gempa Guguran

Nasional

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Gempa Guguran dan Erupsi Masih Mendominasi
apahabar.com

Nasional

Kemenkes: Gejala Virus Corona Makin Menjinak
apahabar.com

Nasional

Baru Dirilis, Edisi Pertama Tiga Prangko Tokoh Komik Jagoan Indonesia Capai Rp8 Juta
Presiden Jokowi

Nasional

Pandemi Hampir 2 Tahun, Jokowi: Berimbas Kemana-mana dan di Luar Perkiraan!
apahabar.com

Nasional

Baca Jadwal Tentatif Seleksi CPNS 2019
Menhan Prabowo Subianto saat keterangan pers usai Rapim Kemhan Tahun 2022, di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Foto-Antara

Nasional

Dugaan Pelanggaran, Menhan Prabowo Audit Proyek Satelit Kemhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com