4 Kecamatan di Banjarmasin Terendam Rob, Ketinggian 60 Cm Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok Sidang Kasus Korupsi HSU, KPK Hadirkan Sekda Adik Bupati Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang

Kritik Amien Rais untuk Mahfud MD: The Wrong Man for The Wrong Job

apahabar.com, JAKARTA – Amien Rais menilai Mahfud MD telah berubah. Oleh inisiator Partai Umat, Mahfud disebut
- Apahabar.com     Minggu, 14 Maret 2021 - 15:48 WITA

Kritik Amien Rais untuk Mahfud MD: The Wrong Man for The Wrong Job

Amien Rais. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Amien Rais menilai Mahfud MD telah berubah. Oleh inisiator Partai Umat, Mahfud disebut berubah sejak menyandang jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan, Keamanan (Menko Polhukam).

“Mahfud yang sekarang ini memang sudah berubah ya. Mengapa demikian? Wallahualam Bissawab. Jadi, sekarang menjadi the wrong man for the wrong job. Ya ini kritik saya,” tutur Amien seperti dikutip dalam rekaman video yang diunggah melalui akun resmi di YouTube Amien Rais Official, Minggu (14/3).

Lontaran kritik itu bermula ketika Amien menyinggung fenomena kekuasaan di Indonesia yang menurutnya saat ini sudah dikalahkan oleh perusahaan-perusahaan transnasional.

Bahkan, Amien mengutip pernyataan Mahfud yang sempat mengutarakan 92 persen calon kepala daerah selama ini dibiayai oleh donatur yang kebanyakan para cukong. Kondisi itu, lanjut dia, lantas menyebabkan seringnya muncul korupsi kebijakan di level pemerintahan.

“Masih kata Mahfud korupsi kebijakan itu biasanya lisensi penguasaan hutan, lisensi tambang dan lisensi-lisensi lainnya yang lebih merugikan masyarakat. Jadi ini Mahfud ketika masih bagus, saya kira. Masih omong secara jujur. Tapi Mahfud sekarang sudah agak berbeda, jauh berbeda,” ungkap Amien lagi.

Pada kesempatan itu, Amien menyebut Indonesia saat ini sudah menjadi republik mafia. Pasalnya menurut dia, hampir segala bidang kehidupan bangsa sudah dikuasai para mafia yang menggerogoti lini kehidupan bangsa.

“Ada mafia beras, mafia daging, mafia gula, mafia pupuk, mafia terigu, mafia cabai, mafia bawang, mafia minyak, mafia obat-obatan, mafia gas, mafia pajak, bahkan mafia olahraga mengatur skor,” kata dia.

Amien juga menyoroti keberadaan mafia hukum yang dia anggap berbahaya bagi kelangsungan negara saat ini.

Ia kemudian mengingat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat presiden sempat membentuk Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Akan tetapi Satgas tersebut kini tak dilanjutkan.

“Begitu bersinar waktu itu. Satgas itu luar biasa. Jadi harapan kita semua. Tetapi 2 tahun kemudian innalillah, satgas yang awalnya bersinar itu, dinyatakan bubar tidak perlu diteruskan,” kata dia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Viral Petani

Nasional

Viral Petani Satu Desa Borong Ratusan Mobil Mewah, Cek Faktanya!
ASEAN-Jepang

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama Infrastruktur ASEAN-Jepang Terus Berlanjut
Sidang

Nasional

Hindari Penyebaran Covid-19, MK Tunda Seluruh Sidang hingga 20 Juli
apahabar.com

Nasional

Syafruddin Didaulat Jadi Dewan Kehormatan Alumni Pengurus Haji
apahabar.com

Nasional

Gempa Banten 7,4 SR, Berpotensi Tsunami
Giant

Nasional

8 Fakta Gerai Giant Seluruh Indonesia Ditutup, Tangis Karyawan Pecah
apahabar.com

Nasional

Pulihkan Daerah Aliran Sungai, Jokowi Ajak Warga Tanam Pohon
Ridho Rhoma

Nasional

Lagi, Ridho Rhoma Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com