Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Polda Kalsel Tingkatkan Pengamanan

- Apahabar.com Minggu, 28 Maret 2021 - 13:04 WIB

Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Polda Kalsel Tingkatkan Pengamanan

Penyisiran dan sterilisasi gereja yang dilakukan Unit Satwa Ditsamapta Polda Kalsel jelang Natal. Foto-apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Polda Kalsel mengambil gerak cepat, menyusul ledakan yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) sekira pukul 10.28 Wita.

Penyisiran dan sterilisasi tempat ibadah, khususnya gereja di Kalsel seketika ditingkatkan dari biasanya guna mencegah hal serupa terjadi.

“Kita tingkatkan,” ujar Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto melalui Karo Ops, Kombes Pol Moch Noor Subchan, Minggu (28/3).

Dikatakan Subchan,  Polda Kalsel selama ini telah rutin melakukan penyisiran dan sterilisasi melalui Unit Satwa Samapta setiap akhir pekan di sejumlah gereja.

Dengan adanya pengeboman depan Gereja Katedral Makassar pagi tadi, pihaknya segera meningkatkan pengaman di semua lini.

“Semua ditingkatkan dalam rangka cegah dan antisipasi,” imbuhnya.

Sebelumnya, ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) sekira pukul 10.28 Wita. Diduga ada korban jiwa akibat ledakan tersebut.

Melansir dari detikcom, di Jalan Kartini, Kota Makassar sesaat setelah kejadian tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

Pastor Wilhelminus Tulak yang memimpin peribadatan di Gereja Katedral Makassar mengungkapkan, ledakan tersebut berasal dari bom bunuh diri.

Dalam wawancara yang dilakukan live Kompas TV, Pastor menyebut ada dua orang naik motor terlihat mencurigakan. Keduanya ingin masuk ke dalam gereja, namun ditahan oleh pihak keamanan di depan pintu pagar.

“Ledakan terjadi saat selesai misa kedua dan menjelang waktu peribadatan ketiga. Ketika itu saya sedang ganti pakaian, dan mendengar suara ledakan besar,” ujarnya.

Ledakan itu dinilai besar, Pastor menyebut kaca-kaca hotel di sekitar gereja pecah. Sementara untuk korban dari jemaat, kata dia, baru terdata hanya luka-luka, termasuk keamanan yang mencegat terduga bom bunuh diri.

“Saat selesai peribadatan, jemaat keluar. Pintu masuk ada beberapa, sehingga jemaat tidak terkumpul di satu pintu,” terang Pastor.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tambah 116 Kasus per Hari, Simak Penjelasan GTPP Covid-19 Kalsel
Banjir

Kalsel

Puskop Babinkum dan Oditurat Militer Banjarmasin Bagikan Bantuan Banjir
apahabar.com

Kalsel

HUT ke-69 Polairud, Satpolair Polresta Banjarmasin Gelar Bakti Sosial
apahabar.com

Kalsel

Takut Sial, Pedagang Lakukan Siraman Air Kembang di Lokasi Temuan Mayat
apahabar.com

Kalsel

DEMA UIN Antasari Soroti Rendahnya Minat Baca Masyarakat Indonesia  
apahabar.com

Kalsel

Para Istri Wartawan Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Alalak
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Salurkan Bantuan BALASA Bagi Pelaku Pariwisata Kalsel
Banjir

Kalsel

Partai Gelora Berpartisipasi di Banjir Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com