Corona Melonjak di India, Harga Minyak Dunia Jatuh Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara

Menpan-RB: Formasi Kebutuhan ASN Diputuskan Akhir Maret 2021

- Apahabar.com Rabu, 24 Maret 2021 - 15:33 WIB

Menpan-RB: Formasi Kebutuhan ASN Diputuskan Akhir Maret 2021

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Tahun ini pemerintah membutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk sebanyak 1.275.387. Namun, formasi ASN yang sebenarnya baru akan diumumkan pada akhir Maret.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo berkata pihaknya masih berkomunikasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) ihwal kebutuhan ASN di 2021 serta melakukan tawar-menawar di kementerian atau lembaga terkait.

“Akhir Maret ini kita putuskan, berapa sebenarnya formasi yang dibutuhkan. Jadi ini tawar-menawar masih banyak, baik daerah, beberapa kementerian atau lembaga, instansi, tapi alhamdulillah ini akan mencapai,” kata Tjahjo dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (24/3).

Dia menerangkan dari total 1.275.387 ASN diketahui kebutuhan di pemerintah pusat itu sebanyak 83.669. Sementara kebutuhan untuk pemerintah daerah sebanyak 1.191.718, dengan posisi paling banyak dibutuhkan adalah guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616.

“Untuk PPPK non guru sebanyak 70.008, dan CPNS-nya sebanyak 119.094,” ujar Tjahjo, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Adapun jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684, dengan rincian 61.129 untuk 56 kementerian atau lembaga serta 8.555 untuk delapan sekolah kedinasan.

“Untuk pemerintah daerah sebanyak 671.867 dengan rincian guru PPPK sebanyak 565.633, PPPK non guru 21.571 dan CPNS 64.663,” ujar Tjahjo.
Lihat juga: Tak Pernah ke Kantor, 208 ASN Mimika Terancam Dipecat

Ia mengatakan kebutuhan ASN tersebut merupakan usulan dari 588 instansi. Namun, masih ada 32 instansi yang belum mengusulkan kebutuhan ASN hingga saat ini.

“Sebanyak 588 instansi sudah mengusulkan kebutuhan dengan rincian 539 instansi yang sudah usul dengan dokumen yang lengkap dan 49 instansi sudah mengusulkan. Namun ini sedang kita kejar lagi untuk melengkapi dokumen dan ada 32 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN ini,” ujar Tjahjo.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bom Bunuh Diri

Nasional

Berubah Usai Nikah, Kesaksian Warga Tempat Pasutri Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar Tinggal
apahabar.com

Nasional

Sidang Sengketa Pilpres, TKN Optimistis Patahkan Dalil Prabowo-Sandi
AMSI

Nasional

Startup Muslim Siap-Siap, AMSI Gelar Kompetisi Bertabur Panelis Internasional
apahabar.com

Nasional

WHO: Karantina Wilayah Tidak Cukup untuk Kalahkan Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Sosok Terduga VS, Artis yang Terjerat Prostitusi Online di Lampung
apahabar.com

Nasional

TNI AL Kirim Kapal Perang ke Perbatasan, Ada Apa?
Kemenag

Nasional

Dipakai Teroris, Kemenag Perketat Pengawasan Kotak Amal
Presiden Jokowi: Pastikan Apotek dan Toko Bahan Pokok Tetap Buka

Nasional

Presiden Jokowi: Pastikan Apotek dan Toko Bahan Pokok Tetap Buka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com