Breaking: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak Kuasa Hukum AF Minta Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara Duh, DLH Tabalong Tak Pernah Lihat Dokumen Pascatambang ADARO Melihat Sidang Perdana Kasus Korupsi Kursi di Tanah Bumbu, Audit Tak Dilakukan BPK! AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!

Mensos Rombak DTKS, Dewan Kalsel Buka Suara

- Apahabar.com Kamis, 25 Maret 2021 - 17:33 WIB

Mensos Rombak DTKS, Dewan Kalsel Buka Suara

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Wahyudi Rahman. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Wahyudi Rahman mengapresiasi rencana Menteri Sosial, Tri Rismaharini merombak besar-besaran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Menurutnya, jika data itu dirombak Kalsel akan ikut terkena dampak. Bantuan untuk warga miskin akan lebih tepat sasaran dan merata.

“Itu akan lebih tepat sasaran,” terang Politisi PDI Perjuangan, Kamis (25/3).

Ia menjelaskan dari data yang lama, masih menemukan bantuan yang tidak tepat sasaran untuk masyarakat miskin.

Perubahan data diperlukan agar setiap bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat lebih tepat sasaran. Harapannya, segala bentuk bantuan sosial bisa dirasakan oleh 40 persen masyarakat dalam klaster terbawah.

Wahyudi berharap, DTKS tidak hanya mencakup persebaran masyarakat miskin dan prasejahtera. DTKS akan diintegrasikan dengan data persebaran anak yang berasal dari keluarga miskin, persebaran lansia, persebaran masyarakat disabilitas, dan lain-lain.

Nantinya, DTKS juga merangkum semua pilar partisipan dan resources Kementerian Sosial dan pemerintah daerah dalam semua program bansos yang digulirkan.

Untuk integrasi ini, pihaknya mengajak pemerintah daerah untuk bekerja sama. Sebab, perbaikan data tidak bisa berjalan dengan baik bila Kemensos saja yang mengusahakan.

Adapun langkah lain yang terangkum dalam reformasi perlindungan sosial adalah pusat sentra kreasi Kemensos. Pusat sentra kreasi adalah pusat pengembangan kewirausahaan dan vokasional serta media promosi hasil karya penerima manfaat dalam satu kawasan terintegrasi.

Tujuannya untuk memajukan kesejahteraan sosial masyarakat, terutama kelompok rentan dan termarjinalkan (Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial/Penerima Manfaat).

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Kalsel Dorong Kemenhub Tambah Armada BRT
apahabar.com

DPRD Kalsel

Sekretariat DPRD Kalsel Berupaya Tingkatkan Kedisiplinan, Termasuk Cara Berpakaian
apahabar.com

DPRD Kalsel

Ada Mamanda Pada Syukuran Rumah Jabatan Ketua DPRD Kalsel  
apahabar.com

DPRD Kalsel

Pasien Ulin-6 Wafat, DPRD Sidak RSUD Ulin
apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Kalsel Sebut Air PDAM Surabaya Benar-benar Bisa Diminum
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tangkal Embargo Sawit Oleh UE, DPRD Kalsel: Kita Bisa Lakukan Hilirisasi
apahabar.com

DPRD Kalsel

Respons Paman Birin Terkait Usulan Perubahan Perda Retribusi Jasa Umum

DPRD Kalsel

Evaluasi Pendapatan Daerah, Paman Yani Soroti Pajak Air Permukaan Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com