Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang Dear KPK! Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kades Aisyah Kotabaru Anies Baswedan untuk Presiden 2024 Mulai Bergaung di Kalsel Diterjang Banjir Rob, Pemukiman Warga Pesisir Pantai Tala Porak Poranda

Muhammadiyah Kalsel Pastikan 1 Ramadan Jatuh 13 April

apahabar.com, BANJARMASIN – DPW Muhammadiyah Kalsel memastikan awal Ramadan 1442 Hijriah atau awal puasa jatuh pada
- Apahabar.com     Senin, 15 Maret 2021 - 12:22 WITA

Muhammadiyah Kalsel Pastikan 1 Ramadan Jatuh 13 April

Ilustrasi Ramadan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – DPW Muhammadiyah Kalsel memastikan awal Ramadan 1442 Hijriah atau awal puasa jatuh pada 13 April 2021.

Ini sesuai dengan metode perhitungan yang digunakan oleh Muhammadiyah, yakni dengan metode hisab atau ilmu astronomi kebintangan.

Awal puasa menggunakan sistem hisab atau ilmu astronomi perbintangan, yakni dengan dihitung bulan di atas ufuk.

“Karena malam Selasa bulan sudah tinggi 3 derajat, maka besoknya hari Selasa adalah tanggal satu Ramadan. Jadi Muhammadiyah sendiri sudah menentukan awal Ramadan jatuh pada tanggal 13 april mendatang,” ujar Kepala DPW Muhammadiyah Kalsel, Tajuddin Noor.

Ia mengatakan pihaknya juga berpendapat penetapan awal Ramadan akan sama dengan Pemerintah nantinya. Meski metode yang mereka gunakan berbeda.

Pemerintah dalam hal penentuan awal Ramadan sama dengan pihak Nahdatul Ulama (NU), yakni dengan rukhyatul hilal atau melihat bulan dan sidang isbat.

“Pemerintah memakai rukyatul hilal melihat bulan dan bila di atas dua derajat, bulan itu dapat dilihat. Hari Senin malam Selasa pada 3 derajat, maka pemerintah dan Muhammadiyah sama hari Selasa 13 April,” ucapnya.

Sementara untuk penentuan satu syawal atau Hari Raya Idul Fitri, pihak Muhammadiyah sudah menentukan jatuh pada tanggal 12 Mei 2021 mendatang.

Namun untuk solat tarawih, pihak Muhammadiyah belum menentukan sikap. Apakah akan melaksanakannya pada tahun ini atau tidak.

Pasalnya hingga saat ini, pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia. Khususnya di Kalsel, bahkan angka kasus penularan masih terus bertambah.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Stok 5,5 Kg Terbatas, Alasan ASN Batola Masih Pakai Gas Melon
apahabar.com

Kalsel

TMMD Ke-105, Kodim 1007/Bjm Siap Sulap Kampung Kuin Kecil
Truk Terjun

Kalsel

Kapok Insiden Truk Terjun ke Sungai, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Susun Strategi
apahabar.com

Kalsel

651 Peserta Seleksi Pendidikan Pengembangan Polda Kalsel Ikuti Pemeriksaan Kesehatan
PT Bersama Sejahtera Sakti

Kalsel

Dimediasi Kapolres, Ratusan Warga Akhirnya Sepakat Membuka Portal Jalan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Gedung Baru, Puskesmas Marabahan Punya Nilai Tawar

Kalsel

Anak-Istri Beli Sembako, Suami di Tabalong Tewas Tergantung
apahabar.com

Kalsel

Bertambah 34 Kasus, Positif Covid-19 di Kalsel Jadi 321
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com