Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

MUI Fatwakan Hukum Vaksinasi Saat Puasa

- Apahabar.com Selasa, 16 Maret 2021 - 19:35 WIB

MUI Fatwakan Hukum Vaksinasi Saat Puasa

Ketua Bidang Fatwa MUI Kiai Asrorun Niam Sholeh. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Proses vaksinasi Covid-19 berkemungkinan akan tetap berlangsung di bulan Puasa, Ramadhan. Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengeluarkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi covid-19 saat berpuasa.

Komisi Fatwa MUI telah menetapkan fatwa bahwa vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa.

Ketua Bidang Fatwa MUI Kiai Asrorun Niam Sholeh mengatakan, vaksinasi adalah proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit tertentu. Injeksi intramuskular adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.

“Ketentuan hukumnya, vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa,” kata Kiai Asrorun seperti dilansir Republika.co.id, Selasa (16/3).

Ia menyampaikan, hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuskular adalah boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya atau dlarar.

Sehubungan dengan itu, Komisi Fatwa MUI merekomendasikan pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

Merekomendasikan pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada malam hari di bulan Ramadhan terhadap umat Islam. Karena, pada siangnya umat Islam berpuasa dan dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik.

“Umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19,” ujarnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Panitia Rilis Jalur yang Dilewati Para Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Upayakan Keamanan Sistem Jaringan di Haul Sekumpul, PLN: Masyarakat dan Relawan Harap Lapor
apahabar.com

Hikmah

Percakapan Menarik Kakek Rasulullah SAW dan Abrahah yang Ingin Menghancurkan Kakbah

Habar

Masjid Nabawi Resmi Memakai Strelisasi Ozon
apahabar.com

Habar

Banyak Mencetak Ulama, Haul Pendiri Pesantren Ibnu Amin Diperingati
apahabar.com

Habar

Makah Ditutup Total Selama Idulfitri, Saudi Berlakukan Jam Malam
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Bersihkan Drainase
apahabar.com

Habar

Jemaah Positif Covid-19, ‘Pemberangkatan’ Umrah Dievaluasi Kembali
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com