Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Olah TKP Kebakaran di Gunung Polisi Balikpapan, “Alat Masak” Diamankan Petugas

- Apahabar.com Jumat, 19 Maret 2021 - 14:40 WIB

Olah TKP Kebakaran di Gunung Polisi Balikpapan, “Alat Masak” Diamankan Petugas

Olah TKP Kebakaran di Gunung Polisi RT 38 dan 46 oleh Tim Inafis Polresta Balikpapan bersama Jajaran Polsek Balikpapan Barat pada Jumat (18/3/2021). Foto-Apahabar.com / Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Polisi dari Tim Inafis Polresta Balikpapan melakukan olah TKP Kebakaran di Gunung Polisi, RT 38 dan 46 Baru Ilir, Balikpapan Barat pada Jumat (19/3) pukul 10.00 wita.

Dari 13 rumah yang hangus terbakar, petugas melakukan olah TKP di rumah pertama yang terbakar, yakni RT 38 No 46 yang dihuni Wa Nana.

Dalam proses olah TKP terlihat petugas membawa sejumlah benda yang disinyalir sebagai barang bukti. Benda tersebut antara lain yakni kompor gas, panci, selang gas, dan lainnya.

“Ini ada panci pemasak air, ada kompor, tabung gas, sama selang yang dibawa,” kata Iwan, salah seorang petugas yang membawa barang bukti.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kegiatan olah TKP ini. Sebab belum dapat disimpulkan apa penyebab kebakaran yang bermula dari rumah Wa Nana itu.

Salah seorang tetangga Wa Nana, Ilham mengatakan bahwa penyebab kebakaran diduga karena adanya aktivitas memasak yang ditinggal penghuni rumah. Sebab dirinya saat itu terkejut api sudah membesar dari rumah tetangganya itu.

“Saya pas lagi di bawah sini melihat api itu sudah besar, rumah saya persis di belakang rumah ini (Wa Nana). Belum tahu karena apa, tapi kalau melihat petugas tadi bawa kompor, panci yang berlobang bekas terbakar sama tabung gas dari sini, mungkin pas masak ditinggal,” ujar Ilham ditemui di lokasi kejadian.

Sementara itu, Wa Nana mengaku saat itu sedang tidak melakukan aktivitas memasak. Dirinya saat itu berjualan sayur dan hendak menyuci pakaiannya di luar. Ia mengatakan saat itu memang tidak ada orang di rumahnya lantaran ia tinggal seorang diri.

“Oh nggak ada (masak). Nggak ada orang di rumah. Saya kemarin nggak ada di rumah, saya jualan sayur, sore saya cuci pakaian. Tiba-tiba ada orang bilang ada asap di atas,” ungkapnya.

Dirinya bahkan tak bisa menyelamatkan satu pun barang berharganya. Hanya baju di badan yang bisa dibawanya, sehingga Wa Nana hingga saat ini masih syok di Posko Bencana.

“Nggak ada, saya cuma bawa baju di badan, itu pun basah kena siram,” pungkasnya.

Sementara itu, Kaposek Balikpapan Barat, AKBP Imam Tauhid mengatakan bahwa pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi, sehingga belum bisa menyimpulkan penyebab terjadinya kebakaran.

“Belum, kami masih periksa saksi-saksi dan korban di lokasi kejadian. Kalau ada barang yang dibawa petugas kan itu buat penyelidikan, bukan berarti disebabkan oleh barang itu,” tutupnya.

Olah TKP Kebakaran

Olah TKP Kebakaran di Gunung Polisi RT 38 dan 46 oleh Tim Inafis Polresta Balikpapan bersama Jajaran Polsek Balikpapan Barat pada Jumat (18/3/2021). Foto-Apahabar.com / Riyadi

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kaltim Bak Indonesia Mini, Warga Papua Tak Perlu Khawatir
apahabar.com

Kaltim

Jatuh dari Feri Penyeberangan di Sangkulirang, Pemuda Menghilang
Kalsel dan Sulbar

Kaltim

Bantu Korban Bencana di Kalsel dan Sulbar, Pemprov Kaltim Kirim 20 Ton Beras
apahabar.com

Kaltim

Dapat Asap Kiriman, Kualitas Udara Kaltim Masih Aman?
Covid-19

Kaltim

Covid-19 Melonjak, Kaltim Siap Terapkan Lockdown Weekend
Polresta Balikpapan

Kaltim

BREAKING! Rekonstruksi Penganiayaan Herman di Polresta Balikpapan Berlangsung Tertutup
apahabar.com

Kaltim

Bupati Paser Tutup Usia, Hasil Swab Belum Keluar

Kaltim

Meresahkan, Komplotan Remaja Pencurian di Balikpapan Barat Diringkus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com