AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi! Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar

Pemko Banjarmasin Saring Seratus Usulan Pembangunan

- Apahabar.com Rabu, 31 Maret 2021 - 22:15 WIB

Pemko Banjarmasin Saring Seratus Usulan Pembangunan

Pemko menyaring seratus usulan prioritas pembangunan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dari hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) di lima kecamatan se-Kota Banjarmasin, Pemko Banjarmasin berhasil menyaring sekira seratus usulan prioritas pembangunan.

Dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Banjarmasin Tahun 2022, yang dipimpin Plh Walikota Banjarmasin H Mukhyar, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (31/03), keseratus usulan tersebut dibahas, untuk mendapatkan masukan terkait kesesuaiannya terhadap Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Banjarmasin Tahun 2005 sampai 2025.

Selain itu, usulan prioritas pembangunan yang dimasukkan ke dalam program RKPD Kota Banjarmasin Tahun 2022, juga harus disesuaikan dengan amanah yang termuat dalam Pasal 79 dan 80 ayat 1 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang memfokuskan pada penanganan dampak pandemi Covid-19 dan akibat dari bencana banjir.
Kemudian, H Mukhyar menambahkan, selain mengacu pada amanah dari Permendagari tersebut, agar evaluasi pembangunan juga memperhatikan angka stunting, kawasan kumuh dan angka kemiskinan.

“Selain itu juga memperhatikan capaian angka stunting, kawasan kumuh, pengendalian kemiskinan, kota layak anak dan open defecation free atau buang air besar sembarangan yang sifatnya koordinatif dari SKPD dengan memperhatikan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.

Untuk alokasi dana pembangunan yang diusulkan nantinya, ia berpesan kepada Kepala SKPD agar dapat mengusulkan hal tersebut melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau dana alokasi lainnya, mengingat dalam suasana pandemi Covid-19 Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin sangat terbatas. “Saya mintakan kepada seluruh kepala SKPD untuk mengusulkan kegiatan dengan dana yang bersumber dari DAK atau sumber-sumber lain, mengingat keterbatasan dana APDB Kota Banjarmasin,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Musrenbang RKPD Kota Banjarmasin Tahun 2022 yang dilaksanakan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah Kota Banjarmasin itu, para peserta dihadirkan melalui media video conference, sebagai bentuk upaya pencegahan terjadinya kerumunan yang memungkinkan penularan Covid-19.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

MTQ

Pemkot Banjarmasin

Kabar Baik, Banjarmasin Kembali Juara Umum MTQ Kalsel

Pemkot Banjarmasin

Pemkot Banjarmasin Terima Prototipe JBG Ahmad Yani dan Veteran
stunting

Pemkot Banjarmasin

Draft Perwali Banjarmasin Tentang Kolaborasi Cegah Stunting Dibahas
apahabar.com

Pemkot Banjarmasin

Pemkot Banjarmasin Terus Berupaya Menanggulangi Kemiskinan
banjir kalsel

Pemkot Banjarmasin

Kunjungi Banjarmasin, Pemkot Samarinda Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Pemkot Banjarmasin

Safrizal Bertemu Plh Wali Kota Banjarmasin, Bahas Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Pemkot Banjarmasin

Tingkatkan Pelayanan Perizinan di Kota Banjarmasin, Sistem OSS Disiapkan
Banjarmasin

Pemkot Banjarmasin

URGEN! Pegawai Surati Plh Wali Kota Banjarmasin Minta Lockdown Balai Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com