Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Pemungutan Ulang Pilgub Kalsel, KPU Terancam Kurang Duit!

- Apahabar.com Rabu, 24 Maret 2021 - 12:51 WIB

Pemungutan Ulang Pilgub Kalsel, KPU Terancam Kurang Duit!

Pemungutan ulang Pilgub Kalsel diperkirakan menyedot anggaran belasan miliaran rupiah. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekretariat KPU Kalsel tengah sibuk menghitung duit pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU).

“Masih kami hitung,” ujar Sekretaris KPU Kalsel, Basuki kepada media ini, Rabu (24/3).

Seperti diketahui, KPU Kalsel bakal menggelar PSU di 7 Kecamatan di Kalsel dengan jumlah 827 tempat pemungutan suara (TPS).

Kendati masih dihitung, Basuki memprediksi  anggaran untuk pelaksanaan PSU kemungkinan mencapai belasan miliar rupiah.

“PSU ditaksir sekitar Rp15 miliar. Tapi ini masih belum final. Masing-masing divisi masih ngitung keperluannya,” bebernya.

Pemilu Ulang di Banjarmasin, KPU Buka-bukaan Sisa Dana Hibah

Lalu dari mana duit pelaksanaan PSU itu dipakai? Basuki memastikan tetap menggunakan dana hibah Pemprov Kalsel 2020.

Diketahui Pemprov Kalsel telah mengucurkan Rp155 miliar total dana hibah untuk Pilkada 2020. Duit sebanyak itu juga termasuk untuk KPU di 13 kabupaten/kota.

Basuki bilang untuk sisa lebih perhitungan anggaran (SiPLA) yang ada di KPU Kalsel sebanyak Rp10 miliar lebih. Sementara di masing-masing KPU kabupaten/kota belum diketahui jumlahnya.

“Kalau SiLPA pasti ada. Di KPU Provinsi lebih Rp10 M. Kabupaten masih diminta berapa yang tersisa. Nanti semua SiLPA ini digabung semua untuk PSU,” jelasnya.

Dijelaskan Basuki, bahwa dari total dana hibah Rp155 miliar, KPU Kalsel hanya mendapatkan sekitar Rp20 miliar.

Tok! MK Kabulkan Sebagian Gugatan Sengketa Pilgub Kalsel Denny Indrayana

Sementara sisanya ke 13 kabupaten/kota. Di mana duit tersebut paling banyak digunakan untuk membayar PPK dan KPPS.

Lantas apakah menutup jika seluruh SiLPA dikumpulkan untuk pelaksanaan PSU ke depan? Basuki tampak ragu.

Dia tak berani menjamin kalau gabungan SiLPA itu bakal menutupi keperluan PSU Rp15 miliar.

“Kemungkinan kurang. Tapi cuma sedikit. Tapi Pemprov sudah siap membantu kekurangan. Kemarin mereka sudah nanya berapa. Tapi kami masih belum bisa memastikan,” imbuhnya.

Yang membuat anggaran membengkak, yakni pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid-19 untuk keperluan penyelenggara.

“Tapi nanti kami minta barangnya saja. Biar lebih mudah,” pungkasnya.

Sebelumnya, MK memerintahkan KPU Kalsel menggelar pemungutan suara ulang terhitung 60 hari sejak putusan dibacakan Jumat 19 Maret kemarin.

MK memerintahkan PSU di 7 kecamatan, 3 kabupaten dan kota di Kalsel, yakni Banjarmasin, Banjar, dan Tapin, karena menemukan kejanggalan dalam pemungutan suara sebelumnya.

Loading video

Walhasil, meminjam data masing-masing KPU di tiga daerah itu, baik Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D) dan Sahbirin-Muhidin (BirinMu) bakal memperebutkan 266.757 suara pemilih lintas kecamatan.

KPU Respons Titah MK PSU 7 Kecamatan di Kalsel: Kita Rekrut Lagi

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kampanye di Kecamatan Simpang

Politik

Kampanye di Kecamatan Simpang, SHM-MAR Yakinkan Masyarakat Rugi Tak Pilih Nomor Urut 1
apahabar.com

Politik

Pilwali 2020, Golkar Banjarmasin Tetap Usung Calon Sendiri
apahabar.com

Politik

Ancang-Ancang Pilgub Kalteng, Partai Demokrat Lirik Kiprah Nadalsyah
apahabar.com

Politik

Program Pemkab Tanbu Rentan Disalahgunakan
apahabar.com

Politik

Tiba dari Australia, Denny akan Ambil Formulir Pendaftaran ke Gerindra Kalsel
apahabar.com

Politik

Surat Suara Proses Cetak, KPU Pastikan tak Bisa Dirubah

Politik

Fraksi Koalisi Parpol ‘Turun Gunung’ Menangkan AnandaMu dan Paman BirinMu
apahabar.com

Politik

Bawaslu Tindaklanjuti Laporan BPN Prabowo-Sandi Situng KPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com