Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Perceraian Tinggi, Pemkab Tala dan Kemenag Teken MoU Cegah Nikah Dini

- Apahabar.com Rabu, 31 Maret 2021 - 16:53 WIB

Perceraian Tinggi, Pemkab Tala dan Kemenag Teken MoU Cegah Nikah Dini

Bupati Tala Sukamta dan Kepala Kemenag Tala Rusdi Hilmi berbincang bincang disela teken MoU. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Nikah muda jadi pemicu tingginya angka perceraian. Atas dasar itu lah, Pemkab Tala dan Kementerian Agama Teken MoU mencegah pernikahan usia dini, Rabu (31/3).

Bupati Tanah Laut, H Sukamta mengakui, tingginya tingkat perceraian, salah satu penyebabnya adalah pernikahan usia anak atau di bawah umur.

Ia mengatakan pencegahan perkawinan usia anak dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) perlu ditekan.

Makanya kesepakatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menekan angka perkawinan anak yang masih kerap kali terjadi di masyarakat Kabupaten Tala.

Bersama para Penyuluh Agama serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) diberikan pemahaman kepada masyarakat maupun orang tua agar tidak membiarkan pernikahan dini anaknya.

“Semoga tingkat pernikahan di bawah umur ini berhasil kita tekan serendah mungkin. Sehingga ketika sudah betul-betul masuk dalam usia pernikahan, mereka bisa siap dan matang. Maka keluarga yang dibangun menjadi keluarga yang sehat dan kuat untuk menurunkan generasi yang tangguh di masa depan,” ungkap Sukamta.

Demi mendukung program penekanan angka pernikahan di bawah umur, Pemkab Tala juga menurunkan Tim Psikologi dan Tim Perlindungan Anak ke desa-desa yang memiliki intensitas kasus tinggi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tala, HM Rusdi Hilmi menuturkan, untuk menekan fenomena, pihaknya memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada orang tua.

Orang tua bisa memperhatikan dan mempertimbangkan dengan benar, sehingga tidak terjadi pernikahan di bawah umur.

“Mudah-mudahan dengan adanya sinergitas antara Pemkab Tala dan Kementerian Agama bisa menekan maksimal pernikahan dini,” harapnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Buka Pasar Ramadan Dadakan di Banjarmasin, Begini Akibatnya
apahabar.com

Kalsel

Empat Sahabat Kepergok Nyabu di Sungai Miai, Satu Marketing Media
apahabar.com

Kalsel

20 Tahun Berkontribusi, Tim Fire dan Rescue Indocement Diganjar Penghargaan Pemkab Kotabaru
buaya

Kalsel

Predator Sungai Manunggul Meneror Lagi, 2 Korbannya Tendang Kepala Buaya
apahabar.com

Kalsel

Peringati Maulid bersama Pengurus Kwarda Pramuka, Acil Odah Singgung Soal Stunting
apahabar.com

Kalsel

Tiga Wilayah Berpotensi Hujan, Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap Mengintai Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Sore Ini, Kalsel Tambah 73 Pengidap Baru
Tersambar Petir

Kalsel

Tragis! Gunakan Ponsel Saat Hujan, Seorang Warga Tapin Tewas Tersambar Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com