Kabar Duka, Politisi Senior PKB Kalteng HM Asera Tutup Usia Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU

Pj Gubernur Kalsel Ingatkan Sanksi Tegas Pelaku Karhutla

- Apahabar.com Selasa, 2 Maret 2021 - 09:54 WIB

Pj Gubernur Kalsel Ingatkan Sanksi Tegas Pelaku Karhutla

Pj Gubernur Kalsel Safrizal usai Apel Kesiapsiagaan Gabungan di Lapangan Polri Kilometer 21 Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa (2/3/2021) pagi. Foto: apahabar.com/Musnita Sari.

apahabar.com, BANJARBARU – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, menginstruksikan pemberian sanksi tegas bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hukuman ini diberlakukan baik bagi perorangan maupun korporasi.

“Beritakan di media, fotokan, tampilkan orang yang membakar hutan dan lahan sebagai sanksi sosial,” kata Safrizal saat menyampaikan sambutan dalam Apel Kesiapsiagaan Gabungan di Lapangan Polri Kilometer 21 Landasan Ulin, Selasa (2/3) pagi.

Meski sementara belum terdeteksi titik api (hotspot) di wilayah Kalsel, namun pemprov berupaya melakukan persiapan dini untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Dalam instruksinya, Safrizal meminta seluruh jajaran untuk rutin melakukan laporan dan pemetaan pada lokasi yang berpotensi karhutla.

“Segera laporkan termasuk rapat pembaharuan untuk memetakan situasi. Mana yang berpotensi terbiasa terbakar termasuk mana kelompok yang biasa membakar,” ujarnya.

Dalam kasus ini, penegakan hukum juga tidak akan pilih kasih.

“Akan diproses hukum. Baik korporasi, perorangan, atau yang masih coba-coba,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, dia menghimbau untuk memaksimalkan seluruh peralatan yang disediakan dalam memonitor hotspot sejak dini.

Khusus Kalsel, karhutla rawan terjadi pada lahan-lahan gambut.

“Termasuk gunakan drone untuk memonitor. Lalu membuat kanal agar lahan gambut bisa teratasi bila terbakar,” kata Safrizal.

Penanganan penanggulangan karhutla, sambung Safrizal, adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, namun termasuk masyarakat.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasien Positif Covid-19 di Tanbu Bertambah 2 Orang
bakeuda

Kalsel

Bakeuda Banjarmasin Launching Aplikasi Peningkatan PAD
Covid-19

Kalsel

Covid-19 Bertambah, Warga Banjarmasin Jangan Keluar Daerah
apahabar.com

Kalsel

Tambah 32 Positif, Covid-19 di Kalsel Jadi 6.192 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Soal Legalisasi Tanah Daerah, KPK Angkat Topi Untuk BPN Batola
Kena Imbas Puting Beliung, 3 Warga di Pesisir Kotabaru Terima Bantuan

Kalsel

Kena Imbas Puting Beliung, 3 Warga di Pesisir Kotabaru Terima Bantuan  
apahabar.com

Kalsel

Klaster Gowa Tempati Perdana, Intip Ruang Isolasi Covid-19 di Eks Akper Barabai
apahabar.com

Kalsel

Respon Bupati Sukamta Soal Temuan Tambang Ilegal di Tala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com