Breaking: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak Kuasa Hukum AF Minta Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara Duh, DLH Tabalong Tak Pernah Lihat Dokumen Pascatambang ADARO Melihat Sidang Perdana Kasus Korupsi Kursi di Tanah Bumbu, Audit Tak Dilakukan BPK! AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!

Polda Kaltim Ringkus Dalang Muncikari Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

- Apahabar.com Jumat, 19 Maret 2021 - 20:06 WIB

Polda Kaltim Ringkus Dalang Muncikari Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

DW diringkus jajaran Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Kaltim lantaran terlibat dalam jaringan prostitusi online MiChat di Balikpapan. Foto: Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Polda Kaltim meringkus dalang muncikari prostitusi online. Ia adalah DW (24), istri dari salah satu tersangka IK (19).

Sebelumnya Polda Kaltim melalui jajaran Opsnal Subdit 4 Renakta Ditreskrimum menangkap dua orang jaringan prostitusi online, beberapa waktu lalu.

Lantas, hasil pengembangan, penangkapan terhadap DW tersangka prostitusi online menggunakan aplikasi MiChat tersebut di lakukan 5 Maret 2021 tadi.

Penangkapan dilakukan di salah satu hotel yang berada di Jalan Manunggal, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.

“Tersangka ini istrinya pelaku inisial IK. Selama ini dia sembunyi dan kami berhasil amankan. Ini juga merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya,” kata Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Kaltim, AKBP Made Subudi saat press rilis di Mapolda Kaltim pada Jumat (19/3/2021).

Polda Kaltim Kembali Ringkus Satu Pelaku Jaringan Prostitusi Online MiChat

Tim Opsnal Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Kaltim melakukan penyamaran untuk meringkus pelaku dengan menyamar jadi pelanggan. Kemudian meminta tersangka untuk menyediakan wanita pemuas nafsu.

Setelah disepakati, Tim Opsnal kemudian menemui pelaku untuk bertransaksi di salah satu hotel yang berlokasi di Jalan Manunggal, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.

“Setelah melakukan transaksi, akhirnya tersangka sepakat dan membawa dua orang wanita. Salah satunya umur 14 tahun 6 bulan, sementara satu lagi berusia di atas 20 tahun,” ungkapnya.

Tim pun membuka penyamaran dan langsung meringkus pelaku bersama dengan barang bukti yakni uang Rp 1,6 juta.

Disamping itu, polisi menyita handphone yang digunakan untuk negosiasi, kwitansi hotel serta dua lembar akta kelahiran dua orang korban.

Dari pengakuan DW, ia menjalani bisnis haram ini selama tiga bulan belakangan.

“Dia ini perannya sebagai pengantar, menerima uang dan mencari pelanggan. Jadi dia yang pegang akun MiChatnya,” ungkap Made.

Dari jasa esek-esek tersebut, DW mengambil semua uang haram yang ditawarkan ke pelanggannya sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 jutaan untuk satu kali main.

Ironis, korban hanya diberi sementara makan serta tempat tinggal saja.

“Uangnya diambil pelaku semuanya. Korban hanya diberi makan serta tempat tinggal. Antara korban dan pelaku tidak saling kenal. Cuma korban ini tinggal disitu,” bebernya.

Akibat perbuatannya, DW disangkakan Pasal 76 KUHP Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 200 juta.

Pelaku juga disangkakan dengan Pasal 506 KUHP tentang menjadi muncikari.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Hijaukan Lingkungan Mapolres, Polres PPU Tanam Berbagai Jenis Pohon
apahabar.com

Kaltim

Jelang Kedatangan Jokowi, Polda Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman Upayakan Penajam Kondusif
apahabar.com

Kaltim

APBD Kaltim 2019 Disetujui Rp10,75 Triliun
Balikpapan

Kaltim

Kejari Balikpapan Bakal Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi di Pelabuhan Peti Kemas
apahabar.com

Kaltim

Pejuang SIGAP Bantu Tata Kelola Kampung di Berau
Pascabentrok

Kaltim

Pascabentrok Berdarah di Handil Bakti Samarinda, Polisi Temukan Senpi Penabur
Bupati Paser Meninggal

Kaltim

Bupati Paser Meninggal, Putra Almarhum: Usai Pisah Sambut Langsung Ngedrop
apahabar.com

Kaltim

Penajam Berharap Dana Kurang Salur Biayai Kegiatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com