Memanas, Tim Ibnu-Ariffin Bakal Polisikan Sosok Diduga Jurkam AnandaMu Buntut Transkrip! Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api

Polisi Ungkap Kronologis Penemuan Pria Tewas Tergantung di Kapar Tabalong

- Apahabar.com Senin, 22 Maret 2021 - 10:31 WIB

Polisi Ungkap Kronologis Penemuan Pria Tewas Tergantung di Kapar Tabalong

Warga menunjukan lokasi penemuan pria yang tewas tergantung di Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Kepolisian Sektor Murung Pudak mengungkap kronologis penemuan pria tewas tergantung di Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Minggu (21/3) pagi.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kapolsek Murung Pudak Iptu Samsu Suargana mengatakan, saat ditemukan, korban berinisial KH (23).

Ia salah satu warga Jalan Tepian Baru, Desa Kapar, RT 09, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

KH meninggal dunia dengan sebuah tali nilon warna biru yang terikat pada leher korban.

“Pertama kali yang menemukan adalah kakak korban bersama suaminya, sekitar pukul 08.00 Wita,” ujar Iptu Samsu.

Dijelaskan Samsu, jasad pria tergantung itu di ditemukan kakak perempuannya berinisial DU (28). Saat itu DU bersama sang suami, FEW, mencek keberadaan korban di dalam rumah.

Saat dicek di dapur maupun di kamar, korban tidak ditemukan keberadaannya.

Kemudian FEW mengintip melalui lubang pintu gudang atau garasi rumah. Alangkah terkejutnya, ia melihat korban dalam keadaan tergantung.

“Selanjutnya kejadian itu dikabarkan ke keluarga lainnya dan petugas Polsek Murung Pudak,” jelas Samsu.

Sebelum kejadian, berdasarkan keterangan para saksi, korban memukul kakak kandungnya inisial AMT hingga terluka.

Bahkan AMT sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Pertamina Tanjung (RSPT) pada Jum’at (19/3).

Saat saksi ke rumah mengambil peralatan untuk di bawa ke RSPT, keadaan rumah yang ditempati korban bersama dengan ibu dan kakaknya itu dalam keadaan gelap.

Pasalnya, lampu rumah tidak dinyalakan, sementara jendela masih dalam keadaan terbuka.

Pada Sabtu (20/3) pagi, DU dan FEW mengantar rokok ke rumah. Kemudian diletakan di atas meja depan kamar korban.

kemudian sore harinya sekitar jam 17.00 Wita, DU dan FEW kembali mengantarkan makanan dan diletakan di tempat yang sama.

Selanjutnya malam harinya sekitar jam 20.00 Wita, DU dan FEW mencek ke rumah yang ditempati adiknya itu. Namun, barang yang diantarkan sejak pagi tidak digunakan dan tidak berubah pada tempatnya.

Melihat itu, keduanya mendatangi keluarga di Desa Kapar mencari keberadaan korban. Namun hasilnya pun tidak diketahui keberadaan korban.

“Hingga pagi Minggu (21/3) DU bersama suami (FEW) menemukan adiknya tergantung dengan tali nilon warna biru terikat di garasi rumah,” jelas Iptu Samsu.

Dari keterangan keluarga, kata Samsu, sudah 4 bulan terakhir korban mengalami gangguan. Karena mendapatkan bisikan–bisikan ghoib. Bahkan merasa dirinya dikucilkan dan merasa dimarahi orang lain. Sejak saat itu korban selalu diam dan mengurung diri dalam rumah.

Sebelumnya, Petugas gabungan dari Sat Reskrim Polres Tabalong dan Polsek Murung Pudak melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian seorang pemuda di Jalan Tepian Baru Desa Kapar RT 09, Kecamatan Murung Pudak.

Aparat bersama tim identifikasi Sat Reskrim Polres Tabalong sudah melakukan penyelidikan terkait kematian korban.

“Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan tanda–tanda kekerasan pada diri korban, KH (23), yang ditemukan tewas tergantung,” katanya, Minggu (21/3) sore.

Saat ditemukan korban posisi tergantung diri menggunakan tali nilon yang terikat di leher, dengan sampul hidup di atas kayu atap garasi rumahnya.

Setelah dilakukan proses identifikasi korban dibawa ke RSUD Badaruddin Kasim Tanjung untuk dilakukan visum et repertum.

“Dari hasi pemeriksaan awal tim medis, korban meninggal dunia murni gantung diri dan tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” ungkap Samsu.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Tabalong

Pemkab Tabalong

Pemkab Tabalong Mulai Ngegas, Sejumlah Infrastruktur Jalan Akan Dibangun Tahun Ini
apahabar.com

Tabalong

Kasus Baru Covid-19 di Tabalong, Dua Kecamatan Jadi Zona Merah
Setiap baliho dan banner yang dipasang H Masrudin selalu memuat AHY saat ia masih menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Tabalong. Foto-Istimewa

Tabalong

Ditendang dari Ketua DPC Demokrat Tabalong, MRD Siap Buka-bukaan
Petugas saat memadamkan api dilokasi kebakaran. Foto - Istimewa.

Tabalong

Sering Terjadi Kebakaran, Damkar Tabalong Imbau Warga Periksa Keadaan Rumah
Pria Tewas Tergantung

Kalsel

Pria Tewas Tergantung di Kapar Tabalong, Polisi Ungkap Penyelidikan
Sekolah

Kalsel

Soal Kepastian Sekolah Tatap Muka Awal Januari, Ini Kata Kadisdik Tabalong
Tabalong

Tabalong

Kucing Berkelahi, Satu Buah Rumah di Tabalong Nyaris Hangus Terbakar

Tabalong

Pilkada Kalsel, KPU Tabalong Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com