Sadarkan Diri, Dokter Ungkap Kondisi Terkini Echa Si Putri Tidur Banjarmasin POPULER SEPEKAN: Waspada Air Pasang, Ambruknya Pasar Ujung Murung, hingga Viral Putri Tidur Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Buron Biang Tenggelamnya Polisi di Sungai Martapura Belum Ditemukan Panas Lagi, Laporan Bakul Denny Indrayana Berbalas Jadwal Imsakiyah

PPKM Mikro Kalsel, Lebih 1.500 Posko Tingkat Desa Terbentuk

- Apahabar.com Selasa, 23 Maret 2021 - 16:31 WIB

PPKM Mikro Kalsel, Lebih 1.500 Posko Tingkat Desa Terbentuk

Ilustrasi. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro per hari ini hingga 05 April mendatang.

Penjabat (Pj) Gubernur Safrizal ZA menyebut pelaksanaannya dilakukan di seluruh 13 kabupaten/kota di Kalsel.

“Kita sudah rapat dengan forkopimda, diberlakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel,” kata Safrizal, Selasa (23/4).

Salah satu instruksi yang dia keluarkan dalam PPKM Mikro ini yaitu mengaktifkan kembali pos komando (posko) penanganan Covid-19. Dari laporan yang diterimanya, telah terbentuk ribuan posko di tingkat desa.

“Hari ini laporan sudah lebih  ari 1.500 posko telah dibentuk di level desa,” lapornya.

Posko di tingkat desa atau RT/RW tersebut nantinya akan melakukan mekanisme koordinasi, pengawasan, hingga evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro. Posko ini memiliki aspek penting, seperti pencegahan, penanganan, pembinaan, serta pendukung.

“Setiap posko memetakan RT/RW-nya berstatus zona apa. Apakah merah, orange, kuning atau hijau,” sebutnya.

Untuk zonasi hijau dan orange, kegiatan masyarakat dapat dilakukan seperti biasa dengan tetap penerapan protokol kesehatan. Tetapi khusus zona kuning hingga merah, pembatasan akan dilakukan secara ketat.

“Pembatasan di seluruh kegiatan di RT itu. Orang berkumpul tidak boleh lebih dari 3 orang,” bebernya.

Pemprov Kalsel juga akan memonitoring secara bertahap mengenai perkembangan kasus yang terjadi. Kebijakan yang dikeluarkan Pemprov Kalsel, selanjutnya juga akan diterapkan di masing-masing kabupaten/kota melalui SK Bupati/Wali kota.

“Kita monitor pelaksanaannya, termasuk melatih petugas yang menjadi teaser di sektor mikro. Kita berharap penularan antar RT/RW sampai level paling tinggi di provinsi juga bisa dikendalikan,” harapnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pascabanjir

Pemprov Kalsel

Pascabanjir, Sektor Peternakan Kalsel Rugi Miliaran
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Singgung Kalsel Tak Jadi Ibu Kota, Ini Kata Jokowi

Pemprov Kalsel

Giliran Pegawai Pemprov Kalsel Terima Vaksinasi Covid-19
vaksin Covid-19

Pemprov Kalsel

Sudah 77 Persen Nakes di Kalsel Divaksin Covid-19
PT CSKC

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Terima 4 Ribu Sak Semen dari PT CSKC
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Optimalisasi Sektor Perikanan Dinilai Mampu Dongkrak Perekonomian Banua
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jika Kalsel Terjangkit Corona, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes
Puncak Musim Hujan

Pemprov Kalsel

Puncak Musim Hujan Juni 2021, Kalsel Evaluasi Sistem Peringatan Dini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com