Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Presiden Cabut Perpres Investasi Miras, Wagub Kalteng Ucap Alhamdulillah

- Apahabar.com     Selasa, 2 Maret 2021 - 22:43 WITA

Presiden Cabut Perpres Investasi Miras, Wagub Kalteng Ucap Alhamdulillah

Ilustrasi miras. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Presiden Joko Widodo resmi mencabut bagian lampiran peraturan presiden (Perpres) nomor 10 tahun 2021 tentang bidang usaha penanaman modal khususnya yang mengatur investasi minuman beralkohol.

“Dengan itu kita mengucapkan syukur alhamdulillah. Perpres yang sebagian besar membuat keresahan dan sampai ada yang menjadikan alat membuli salah satu agama, akhirnya dihapuskan,” kata Habib, Selasa (2/3).

Habib juga mengaku bersyukur dengan dicabutnya poin soal investasi miras dalam lampiran Perpres 10/2021, ternyata peran Wakil Presiden Ma’ruf Amin masih ada.

Walaupun tak dipungkiri, sempat menyayangkan saat aturan tersebut dikeluarkan pemerintah pusat. Makanya, ia sejak awal menolak investasi miras.

Seharusnya, pemerintah tidak hanya memikirkan satu golongan yang setuju atau tidak. Tetapi lebih melihat dari segi manfaatnya.

Mungkin dalam ekonomi terpuruk di kondisi saat ini, pemerintah wajib memikirkan langkah ke depan untuk menarik investor agar ekonomi meningkat.

“Tapi satu hal tentunya tidak bisa mengesampingkan hal yang lain. Jadi pertumbuhan ekonomi itu wajib, tapi jangan sampai mengorbankan nasib anak bangsa,” ujarnya.

Sebab, banyak saja potensi sumberdaya alam (SDA) yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian, baik pertanian, perkebunan, sumberdaya mineral dan lainnya.

Setelah dicabutnya aturan itu, Habib meminta agar pihak yang berkompeten, benar-benar mengawasi peredarannya jangan sampai begitu mudah didapat.

“Biarkan miras diatur dengan batasan-batasan tertentu dan dengan tempat penjualan yang telah ditentukan, sehingga produksinya tidak menjadikan investasi global sebesar-besarnya oleh orang dari luar negeri,” imbuhnya.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Nadalsyah Putuskan Mundur dari Pencalonan Gubernur Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Wali Kota Palangka Raya Buka Rahasia Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Tidak Semua PNS di Barut Dapat THR

Kalteng

Iming-Imingi Korbannya Jadi Pegawai, Oknum ASN Kalteng Masuk Bui
apahabar.com

Kalteng

Jelang Subuh, SDN 4 Melayu dan Rumah Singgah Persalinan di Muara Teweh Terbakar
apahabar.com

Kalteng

RS Doris Sylvanus Kewalahan Tampung Pasien Covid-19, Apa Solusinya?
Warga Wajib Vaksin

Kalteng

Ingat, Warga Wajib Vaksin Jika Ingin Dapat Layanan Publik di Kapuas

Kalteng

BREAKING! Ben Brahim Resmikan Dua Tugu Makam Pahlawan di Kapuas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com