Memanas, Tim Ibnu-Ariffin Mau Polisikan Sosok Diduga Jurkam AnandaMu Buntut Transkrip! Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api

Provokasi Pembatalan Lahan PKL di RO Ulin Banjarbaru, Nurkhalis: Tidak Benar

- Apahabar.com Jumat, 19 Maret 2021 - 09:47 WIB

Provokasi Pembatalan Lahan PKL di RO Ulin Banjarbaru, Nurkhalis: Tidak Benar

Para PKL berjualan di depan Kantor DPRD Banjarbaru, Kamis kemarin. Foto-Hasan/apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari sempat dituding sejumlah pihak memprovokasi pembatalan lahan PKL subuh di Jalan RO Ulin, dekat Pasar Bauntung Baru.

Karena batalnya lahan PKL di Jalan RO Ulin itu, mereka sempat berjualan di depan Kantor DPRD Banjarbaru, Kamis (18/3) subuh kemarin.

“Ada oknum DPRD yang mengintervensi, sehingga lahan kami di RO Ulin dibatalkan,” ujar Ketua PKL subuh, Gusti Irwan.

Sementara, Nurkhalis menyatakan tak pernah memprovokasi atau intervensi atas batalnya lahan para PKL itu.

“Saya kan warga RO Ulin, terus saya diundang Ketua RT setempat untuk datang dan ikut berembug bagaimana keputusan lahan tersebut dengan kapasitas sebagai warga. Bukan sebagai anggota DPRD,” ucap Khalis disambungan telepon, Jumat (19/3).

Selain itu, Khalis bilang jika dirinya hanya memberikan pandangan atas lahan tersebut.

“Ini konsekuensinya jika ada lapak PKL dan begini jika tak ada. Saya hanya menyampaikan itu, tak pernah memaksa. Yang memutuskan itu semua pihak, kebetulan dalam rapat kemarin mayoritas menolak,” lanjut dia.

Terkait adanya bhabinsa dalam rapat itu, terus Khalis, karena Ketua PKL itu membawa preman dan sempat mengintimidasi Ketua RT.

Adapun PKL sudah menyewa alat dan membayar DP, masih kata Khalis, dirinya tak mengetahui hal itu. “Kenapa juga mereka langsung menyewa alat dan membayar DP padahal belum diputuskan dari hasil forum warga?” Tanya dia.

“Adapun yang mencantumkan nama saya sebagai oknum DPRD yang melakukan intervensi, itu sudah masuk dalam pencemaran nama baik,” tegasnya.

Senada dengan Khalis, Anggota DPRD Banjarbaru dari Frakasi NasDem, Fauzan juga demikian. Ia diundang untuk berpartisipasi terkait lahan itu sebagai warga, buka Anggota DPRD.

“Tudingan ini mengada-ada. Ini hanya kebetulan saya warga RO Ulin dan saya Anggota DPRD. Tapi saya menghadiri forum terkait deal atau batalnya lahan yang rencana akan disewa sebagai lahan PKL itu ranahnya sebagai warga Banjarbaru,” imbuh Fauzan.

Diketahui, 2 anggota dewan ini sempat dituding sebagai oknum DPRD yang melakukan intervensi atas batalnya sewa lahan PKL di Jalan RO Ulin.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hut Kodam VI/Mulawarman Ke-61, Simak Pesan Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Bupati HSS Apresiasi Kerja Bawaslu di Pemilu 2019

Kalsel

Buntut Pemanggilan Awak Media, Puluhan Jurnalis Surati Bawaslu Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sibernet Kalsel Ulurkan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran di Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

PKL Sempat Kaget Saat SatpolĀ PP Operasi Simpatik
apahabar.com

Kalsel

Alasan FM, Oknum ASN Banjarbaru Tuduh Polisi Provokator Demo Omnibus Law
apahabar.com

Kalsel

Geger Pria Paruh Baya Tewas di Kelayan, Saksi Lihat Percikan Api
apahabar.com

Kalsel

Mengidap TBC dan Diabetes, Polisi Sebut Mayat Perempuan di Manarap Nihil Kekerasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com