Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Ratusan Lansia dan Petugas Pelayanan Publik di Kalsel Disuntik Vaksin Covid-19 

- Apahabar.com Rabu, 3 Maret 2021 - 11:17 WIB

Ratusan Lansia dan Petugas Pelayanan Publik di Kalsel Disuntik Vaksin Covid-19 

Tuan Guru H Wildan Salman divaksinasi Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan kembali melaksanakan vaksinasi massal tahap kedua di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (3/3) pagi. Setelah menyasar tenaga kesehatan, peserta vaksinasi Covid-19 kali ini berasal dari golongan lansia dan petugas pelayanan publik.

“Kegiatan hari ini adalah salah satu upaya kita meningkatkan kesembuhan,” kata Juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim dalam laporannya.

Pada tahap awal, target vaksinasi diberikan kepada 500 orang dari lansia dan petugas pelayanan publik seperti anggota DPRD, TNI/Polri, Kejaksaan Tinggi, Wartawan, PGRI, tokoh agama hingga tokoh masyarakat. Secara simbolis, sekitar 100 perwakilan dilakukan suntikan vaksin langsung di Gedung Mahligai Pancasila dan sisanya  di masing-masing fasilitas layanan kesehatan.

“Terutama di 4 wilayah prioritas yaitu Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Banjarmasin dan Banjarbaru,” sebut Muslim.

Pencanangan vaksinasi dengan sasaran 174.574 penerima. Sementara Kalsel mendapat jatah sebanyak 69 ribu atau 39 ribu pada tahap pertama.

“Banjarmasin adalah target terbesar, karena penduduknya banyak dan angka kasusnya tertinggi,” jelasnya

Launching vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat umum juga akan serentak dilakukan di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel. Pj Gubernur Safrizal ZA menyebut akan mengeluarkan surat edaran kepada bupati/walikota terkait program ini.

“Setelah ini saya akan mengeluarkan surat edaran bupati/walikota untuk memulai seperti ini. Kelompok vaksin dalam skala besar, agar segera kita habiskan,” katanya.

apahabar.com

Menurut Safrizal, dua hal yang dapat menghilangkan pandemi adalah adanya vaksin atau melemahnya virus. Karenanya, upaya ini adalah usaha untuk mengakhiri terjadinya wabah virus yang menular di berbagai belahan dunia.

” Targetnya adalah 70 persen dari komunitas memiliki kekebalan. Harapan kita, Kalsel terdepan dalam memperoleh hers imunity. Karena ini termasuk berusaha keras dalam mengusahakan kesehatan,” tutupnya.

Adapun sekitar 100 orang penerima vaksin secara simbolis di antaranya adalah Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Gusti Rusdi Effendi, Rektor ULM Sutarto Hadi, dan sejumlah tokoh lainnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Geger, Mayat Membengkak di Komplek Rahayu
apahabar.com

Kalsel

Momentum Lebaran, KNPI Ajak Pemuda Banua Rekonsiliasi Pasca Pemilu
apahabar.com

Kalsel

Eks PNS TNI Tewas di Kebun, Keluarga Tolak Visum
apahabar.com

Kalsel

Pasca Karhutla, Banyak Bekantan Kehilangan Tempat Tinggal
apahabar.com

Kalsel

Bakti Sosial Polda Kalsel Adakan SIM Gratis hingga Swab Massal
apahabar.com

Kalsel

Sabu 300 Kg di Kalsel, Banjarmasin Diduga Hanya Transit 
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Bekantan Berada di Luar Kawasan Konservasi, Sering Konflik dengan Masyarakat di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Barak 5 Pintu di Alabio Ludes Dilalap Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com