Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api Dikira Tenggelam, Buron Biang Tewasnya Polisi di Sungai Martapura Ditangkap!

Respon Wali Kota Balikpapan Soal APD Covid-19 Berserakan di TPU KM 15

- Apahabar.com Kamis, 25 Maret 2021 - 00:15 WIB

Respon Wali Kota Balikpapan Soal APD Covid-19 Berserakan di TPU KM 15

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Foto-Net

apahabar.com, BALIKPAPAN – Beberapa hari sebelumnya ramai disoroti mengenai sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) perawat yang berserakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) KM 15.

Rupanya hal itu juga sampai di telinga Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Setelah mengetahui permasalahannya, Rizal Effendi menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat atas kekhawatiran yang timbul.

Sebab ia membenarkan adanya kesalahan prosedur dalam pemakaman beberapa hari lalu. Rizal mengatakan bahwa pembuangan APD tersebut bukan disengaja oleh petugas.

“Kemarin itu ada pemindahan jenazah, seharusnya petugas kita hanya sampai pada pembongkaran saja tapi tiba-tiba yang meminta pemindahan ini meminta lagi untuk diantarkan ke lokasi baru. Sehingga petugas berganti baju tidak sempat membakar. Jadi kami minta maaf atas kelalaian tersebut,” beber Rizal, Rabu (24/3/2021).

Lebih lanjut Rizal menjelaskan bahwa para petugas menumpuk APD tersebut di TPU KM 15 dengan harapan akan kembali lagi untuk melakukan pembakaran.

Namun belum sempat kembali, warga atau peziarah di lokasi makam melihatnya dan mengabadikannya melalui rekaman video.

“Itulah mungkin pada saat ditinggal sempat diganggu binatang atau terbang terkena angin itu yang berceceran. Sehingga kesannya dibuang sembarangan,” tuturnya.

Rizal membenarkan bahwa selama pemakaman petugas selalu taat dalam menjalankan prosedur. Yakni melakukan pembakaran APD usai memakamkan jenazah Covid-19.

Meski hingga saat ini belum ada tempat pembakaran khusus APD, sehingga petugas membakarnya di lokasi TPU KM 15.

“Jadi langsung dibakar di lokasi karena tidak banyak, paling hanya lima sampai enam APD. Ini saya sudah minta kepada tim pemulasaran untuk segera membuat tempat pembakarannya, bak kedalam tanah, disemen supaya tidak berceceran,” ungkapnya.

Rizal mengatakan hal ini akan menjadi evaluasi pihaknya agar tidak mengulangi kesalahan prosedur ini.

“Sekali lagi kami mohon maaf, ini jadi evaluasi,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Save Teluk Balikpapan, Aktivis Lingkungan Kukuh Tolak Amdal PT WPS
apahabar.com

Kaltim

Dugaan Suap Bupati Kutim dan Istri: KPK Panggil Puluhan Saksi, ASN hingga Pengurus KNPI
apahabar.com

Kalsel

Angka Pernikahan Dini Kaltim-Kalsel Masih Tinggi, Malu Tidak Laku?
apahabar.com

Kaltim

BPJS Naik, Pemerintah PPU Tetap Gratiskan untuk Masyarakat
hujan es

Kaltim

Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser
Bupati Paser

Kaltim

Hasil Swab Keluar, Almarhum Bupati Paser Negatif Covid-19
Wakapolda Kaltim

Kaltim

Wakapolda Kaltim dan 2.296 Nakes Jalani Vaksinasi
apahabar.com

Kaltim

Fasilitas Siap, KEK Maloy Segera Diresmikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com