Bawa Sayur, Pengendara Motor di Balikpapan Tewas Tabrak Truk Kontainer Parkir Percepat Perubahan di Tanbu, Zairullah Kembali Rombak Pejabat Struktural Cuaca Kalsel Hari Ini, Hampir Seluruh Wilayah Cerah Berawan Dana BOS Gencar Disosialisasikan, Berikut Pesan Kadisdik Kapuas Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya

Ribuan Guru di Banjarbaru Tak Kebagian Kuota Vaksin, Dinas Kesehatan: Sabar!

- Apahabar.com Rabu, 24 Maret 2021 - 16:33 WIB

Ribuan Guru di Banjarbaru Tak Kebagian Kuota Vaksin, Dinas Kesehatan: Sabar!

Ilustrasi vaksinasi. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Dari ribuan tenaga pendidik di Banjarbaru, pemerintah ternyata hanya menyediakan kuota 70 orang untuk program vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, pun membeberkan alasannya. Dia bilang logistik vaksin yang diterima Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru sangat terbatas.

“Vaksin yang kita terima terbatas. Kita pertama kali menerima 2300 dosis. Kemudian yang kedua ini kita menerima 2100 dosis. Artinya 4400 dosis untuk 2200 orang. Karena satu orang disuntik dua kali. Sementara kalau guru, kan, jumlahnya 4000. Kalau kita kasihkan semua ke guru-guru juga pasti kurang, cuma separuhnya saja,” ujar Rizana kepada apahabar.com, Rabu (24/3/2021) siang.

Rizana meminta masyarakat dan para tenaga pendidik untuk bersabar. Sebab dari 181 juta vaksin yang dipesan, baru
24 persen yang sudah tiba di Indonesia. Dari 24 persen itu, 70 persen didistribusikan ke Pulau Jawa dan Bali.

“Karena di pulau Jawa dan Bali kasusnya cukup tinggi. Sedangkan 30 persen sisanya disalurkan ke Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Makanya masih sedikit vaksin yang kita terima ini,” terangnya.

Dia menegaskan vaksinasi akan dilakukan kepada 4 ribu tenaga pendidik jika logistiknya sudah terpenuhi.

“Untuk 4 ribu itu kan kita membutuhkan 8 ribu vaksin. Jadi mohon bersabar dulu,” katanya.

Sebelumnya, akibat minimnya kuota vaksinasi yang diterima para pendidik membuat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditunda.

Berdasarkan aturan pemerintah pusat, PTM diperbolehkan apabila tenaga pendidik telah divaksinasi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Lipsus Harjad: Berikut Pencapaian yang Berhasil Ditorehkan Kota Banjarbaru

Pemko Banjarbaru

PSBB di Banjarbaru Diprediksi Mulai Mei, Wali Kota: Semua Siap
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Sah! RAPBD Perubahan 2019 Kota Banjarbaru Disepakati
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Momentum Hari Pahlawan, Nadjmi Adhani: Tunjukkan Aksi Nyata untuk NKRI!
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Beri Pelayanan Terbaik, Pemkot Banjarbaru Raih Penghargaan dari Ombudsman

Pemko Banjarbaru

Aditya Mufti Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Banjarbaru, Simak Alasannya
isra mikraj

Pemko Banjarbaru

Hadiri Kegiatan Isra Mikraj, Wakil Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Ini
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Sambangi Korban Kebakaran, Wali Kota Banjarbaru Prihatin
Banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Mall Pelayaan Publik Banjarbaru Rampung, Pelayanan Mesti Lebih Baik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com