Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes

- Apahabar.com Selasa, 9 Maret 2021 - 12:11 WIB

Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes

PJ Gubernur Kalsel Safrizal memastikan belum terdeteksi klaster penularan virus varian baru Corona B117. apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu warga Kalimantan Selatan dilaporkan tertular virus varian baru Corona B117. Hal itu dibenarkan Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.

“Dari Balitbangkes [Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan] menjelaskan ada varian baru B117. Salah satunya dari suspek yang ada di Kalsel,” kata Safrizal saat ditemui usai menghadiri Musyawarah Daerah BPD HIPMI Kalsel di Hotel Rattan In Banjarmasin, Selasa (9/3) pagi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tadi malam mengumumkan tambahan 4 kasus baru mutasi virus Corona B117. Berasal dari Palembang, Kalsel, Kaltim dan Sumatera Utara.

Namun, Safrizal tidak merincikan detail kasus yang menimpa salah satu warganya tersebut.

“Nanti dari Balitbangkes yang mengumumkan,” ulangnya.

Safrizal menekankan agar adanya virus baru ini tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Namun, dia mengingatkan agar lebih memperketat protokol kesehatan (prokes).

“Karenanya kita harus waspada tetap 3M, 4M, 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, jangan terlalu berkerumun, dan mobilitas dikurangi,” runutnya.

Apabila disiplin menerapkan prokes secara ketat, dia meyakini warga Kalsel siap menghadapi virus Corona B117 tersebut.

“Kalau kita siap. Maka virus B117 itu akan kita hadapi dengan kesiapan dan Kalsel diberikan untuk menghadapi semua,” katanya

Kasus ini, lanjutnya, belum terdeteksi menimbulkan klaster penularan. Pemerintah telah berupaya melakukan pelacakan melalui 3T yaitu testing, tracking dan treatment dalam upaya penanganan Covid-19.

“Salah satunya dengan Rapid Antigen. Semua suspek sudah ditracking oleh Kemenkes dan belum ada tanda-tanda membuat klaster baru. Mudah-mudahan kita terus terlindungi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Menkes Budi dalam keterangan resminya menjelaskan empat kasus yang ditemukan sudah dinyatakan sembuh dan keluar dari isolasi. Kemenkes juga tengah melacak kontak erat dari masing-masing kasus.

Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Heboh Ledakan di Tambak Padi, Polisi Data Kerugian Warga
apahabar.com

Kalsel

Agustus, KPU Kalsel Janji Penetapan Hasil Pemilu 2019 Selesai
Batu Benawa

Kalsel

Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi
apahabar.com

Kalsel

Dua Objek Wisata Kalsel ‘Air Terjun Gugur Hidupan’ dan ‘Sungai Pantai Ayan’ di Halunuk Hulu Sungai Selatan Siap Dikunjungi Wisatawan
apahabar.com

Kalsel

Dibuka Bupati Tapin, Musik Dayak Meratus Ramaikan Tapin Art Festival
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarbaru Timur Terus Imbau Warga untuk Patuh Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Percepat Penanganan Covid-19, Polres Batola Terapkan Perbup Batola di Pasar Selasa
apahabar.com

Kalsel

Polsek Anjir Muara Pastikan Panen Raya Bersama Paman Birin di Anjir Muara Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com