Memanas, Tim Ibnu-Ariffin Bakal Polisikan Sosok Diduga Jurkam AnandaMu Buntut Transkrip! Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api

Selama Pandemi, MUI Ungkap Ada 34 Ribu Pasangan Menikah di Usia Dini

- Apahabar.com Kamis, 18 Maret 2021 - 16:09 WIB

Selama Pandemi, MUI Ungkap Ada 34 Ribu Pasangan Menikah di Usia Dini

Siswa SMK di Lombok Barat menikahi dua gadis yang baru lulus SMP. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia menyebutkan terjadi peningkatan angka pernikahan usia dini selama masa pandemi di tahun 2020 di Indonesia.

Berdasarkan catatan peradilan agama, sebanyak 34 ribu permohonan dispensasi kawin sepanjang Januari-Juni 2020.

“Permohonan dispensasi ini dilakukan lantaran salah satu atau kedua calon mempelai belum memasuki usia pernikahan (19 tahun),” kata Ketua Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (PRK MUI), Amany Lubis dikutip dari Viva.co.id, Kamis (18/03).

Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengatakan usia pasangan calon pengantin yang belum memasuki usia yang ditentukan itu bisa karena berbagai faktor, salah satunya adanya masalah ekonomi.

“Dalam praktiknya, persoalan pernikahan anak ini acapkali disebabkan karena minimnya aktivitas di tengah pandemi lantaran kegiatan sekolah yang ditutup, hingga muncul ragam persoalan ekonomi keluarga di tengah situasi pandemi,” katanya.

Menurutnya, MUI berupaya mencegah perkawinan anak dan mengatasi berbagai permasalahan yang disebabkan oleh ketidaksiapan dan ketidakcakapan, sehingga perkawinan tidak meninggalkan generasi yang lemah, sesuai dengan tuntunan Alquran dan sunah.

“Tujuan perkawinan adalah untuk membentuk kemaslahatan keluarga, umat dan bangsa, yang pada gilirannya akan terwujud generasi Indonesia yang saleh, unggul, dan berdaya saing,” katanya.

Amany berkomitmen bekerjasama saling mendukung dalam melakukan berbagai upaya pendewasaan usia perkawinan dan peningkatan kualitas keluarga demi kepentingan terbaik bagi anak Indonesia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bawaslu

Nasional

Rekom Bawaslu, 2 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang
apahabar.com

Nasional

Tiga Faktor Penyebab Longsor Sukabumi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut 290 Juta Vaksin Siap Diproduksi hingga Akhir 2021
apahabar.com

Nasional

143 Ribu Paspor Calon Jamaah Haji Siap Diproses Visa
apahabar.com

Nasional

Mendikbud Nadiem: Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021 Berdasarkan Persyaratan Ketat
Jilbab

Nasional

Anggota DPR RI: Insiden ‘Jilbab’ di Sekolah Jangan Sampai Terulang!
apahabar.com

Nasional

Kejari Bandarlampung Siapkan 7 Jaksa dalam Perkara Penusukan Syekh Ali Jaber
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Pastikan Bangun Rumah Korban Tsunami
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com