BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir Di Tengah Situasi Krisis Global, FAO dan IRRI Puji Ketangguhan Sektor Pertanian Indonesia
agustus

Serbu Lapangan Murjani, Ratusan PKL Gelar Lapak Depan DPRD Banjarbaru

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) tiba-tiba menggelar lapak dagangannya di areal Lapangan Murjani, pusat Kota Banjarbaru, Kamis (18/3)..
- Apahabar.com     Kamis, 18 Maret 2021 - 08:28 WITA

Serbu Lapangan Murjani, Ratusan PKL Gelar Lapak Depan DPRD Banjarbaru

Ratusan pedagang kaki lima menggelar lapak dagangan di depan kantor DPRD Banjarbaru, Kamis (18/3) pagi. apahabar.com/Hasan

apahabar.com, BANJARBARU – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang kecewa tiba-tiba mendatangi areal Lapangan Murjani, pusat Kota Banjarbaru, Kamis (18/3) pagi.

Aksi nekat para pedagang tersebut buntut daripada Pasar Bauntung Lama ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru.

Pantauan apahabar.com, membawa beragam jualan mereka, seperti sayuran, buah-buahan, ayam potong hingga ikan, para pedagang tersebut membuka lapak tepat di muka kantor DPRD Banjarbaru.

“Ini disebabkan Pasar Bauntung Lama sekarang ditutup Pemkot Banjarbaru. Akhirnya kami bergeser ke Lapangan Murjani, karena di sana kami tidak diperbolehkan berjualan,” ujar Ketua PKL Subuh, Iwan.

Sampai berita ini diturunkan, mereka masih bertahan di lokasi aksi menanti solusi dari Pemkot Banjarbaru.

Tampak aparat dari Polres Banjarbaru, Dandim 1006/Martapura hingga Satpol PP Banjarbaru serta Dishub mengawal jalannya aksi.

Iwan bilang kedatangan mereka seiring akan berakhirnya izin berjualan di eks Pasar Bauntung Lama.

“Kami berharap pemerintah memberikan kelonggaran para PKL yang berjumlah 500 lebih untuk bisa berjualan di lahan eks Bauntung,” ujar Iwan.

Lebih jauh, Iwan mengeluhkan adanya oknum yang menghalangi mereka untuk berjualan di tempat baru.

“10 hari diminta mencari lahan. Sudah dapat lahan, tapi ada oknum yang melakukan intervensi sehingga kami tidak bisa menyewa lahan itu,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Kisah Mahdiani Menjadi Lili, Transgender ‘Cantik’ asal Banjarmasin

Tak Berkategori

Bandara Afghanistan Dihantam Roket, Semua Penerbangan pun Dibatalkan
Taylor Swift

Tak Berkategori

Kembali Raih Piala Grammy Awards 2021, Taylor Swift Banjir Pujian
Arab Saudi

Tak Berkategori

Longgarkan Prokes, Arab Saudi Lepas Stiker Physical Distancing di Masjidil Haram
apahabar.com

Tak Berkategori

COP 24 di Polandia: WALHI Sumatera Soroti Pembangunan PLTU
Personel Polres Tabalong

Tak Berkategori

Selama 2021; 93 Personel Polres Tabalong Dapat Reward, 6 Diberi Hukuman

Tak Berkategori

Simpan Sabu Puluhan Gram di Plafon Rumah, Pria di Tabalong Ditangkap Polisi
Denny Cagur

Tak Berkategori

Kabar Duka, Ibunda Denny Cagur Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com