Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api Dikira Tenggelam, Buron Biang Tewasnya Polisi di Sungai Martapura Ditangkap! Duel Ulang Pilgub Kalsel, Habib Banua: Money Politics Itu Menghina Masyarakat

Sopir Taksi Online Lampung Tertembak, POM AD Langsung Cek TKP

- Apahabar.com Sabtu, 20 Maret 2021 - 21:33 WIB

Sopir Taksi Online Lampung Tertembak, POM AD Langsung Cek TKP

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANDARLAMPUNG – Sopir taksi online Kurnalis Asmarantaka (51) tertembak pada bagian leher di depan Kantor BPJS Kesehatan Rajabasa, Kota Bandarlampung, Lampung, Sabtu (20/3) pagi.

Warga Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung itu langsung mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Natar Medika (RSNM) Lampung Selatan. Belum diketahui secara pasti motif penembakan sopir taksi online tersebut, apakah pelaku pembegalan atau perampokan.

Melansir CNNIndonesia.com, Kurnalis tengah menjemput penumpang di dekat Kantor BPJS Kesehatan Rajabasa. Penumpang yang dijemput itu berpakaian semi-militer sambil membawa senjata api laras panjang.

Penumpang tersebut minta diantar ke daerah Natar, Lampung Selatan. Belum lama mobil Kurnalis bergerak, tiba-tiba terdengar letusan senjata api.

Kurnalis sontak kaget melihat tubuhnya sudah berlumuran darah. Ternyata lehernya terkena peluru hingga tembus ke pintu depan mobil sebelah kanan yang dikemudikannya.

Ia mulai tak fokus mengendarai mobilnya. Di saat yang bersamaan, seorang anggota Polda Lampung melihat mobil yang dikendarai Kurnalis melaju zig-zag.

Anggota polisi itu mencoba mengejar dan menghentikan laju kendaraan tersebut di dekat kebun sawit di wilayah Natar, Lampung Selatan.

Saat dilihat, ternyata di dalam mobil terdapat seorang sopir yang sudah terluka dan berlumuran darah serta seorang penumpang.

Di lokasi itu sempat terjadi ketegangan antara anggota polisi dengan penumpang tersebut. Penumpang itu lantas memohon dan minta diantar ke suatu tempat di wilayah Natar, Lampung Selatan.

Anggota polisi itu lantas membawa penumpang tersebut. Begitu berada tidak jauh dari Markas Yonif TWEJ Natar, penumpang itu melompat dari dalam mobil dan langsung melarikan diri.

Sopir taksi online tersebut diduga tertembak oknum aparat. Anggota Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POM AD) turun ke lokasi kejadian bersama anggota polisi Polresta Bandarlampung. Di lokasi kejadian, petugas menemukan selongsong peluru diduga berasal dari senjata api laras panjang.

Kemudian anggota POM AD beserta beberapa anggota polisi juga mendatangi Rumah Sakit Natar Medika (RSNM) Lampung Selatan, tempat Kurnalis menerima perawatan intensif.

Salah satu satpam BPJS Kesehatan Bandarlampung, Hendrik Budianto mengatakan berdasarkan keterangan rekan kerjanya terdengar suara letusan senjata pagi tadi. Ia tak mengetahui persis peristiwa yang membuat Kurnalis terluka di bagian leher.

“Tapi kalau keterangan dari salah satu teman saya yang piket jaga semalam, katanya dia dengar suara letusan itu satu kali,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (20/3).

Hendrik mengatakan temannya itu juga tidak mengetahui sumber atau asal suara letusan tersebut. Rekannya mengira suara letusan tersebut berasal dari anak-anak yang melakukan balap motor.

“Pagi tadi katanya dengar suara letusannya itu, ya antara jam 06.00 WIB dan 07.00 WiB,” katanya.
Polisi Usut Penembakan

Sementara Kapolresta Bandarlampung, Kombes Yan Budi Jaya membenarkan peristiwa sopir taksi online tertembak saat membawa seorang penumpang yang membawa senjata laras panjang.

“Ya benar, untuk informasi lengkapnya silahkan konfirmasi ke kasat Reskrim,” kata Yan Budi lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait penembakan tersebut. Menurutnya, korban juga sudah mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

“Ya benar, saat ini masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya belum bisa memastikan terkait motif penembakan tersebut, apakah terkait aksi begal, perampokan atau bukan. Anggota Inafis, kata dia, telah diterjunkan ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi disekitar lokasi kejadian,” kata Resky.

Saat disinggung apakah penembakan tersebut diduga ada keterlibatan oknum aparat, Resky enggan berkomentar mengenai hal tersebut.

Resky hanya membenarkan bahwa ditemukan selongsong peluru di lokasi kejadian. Namun, ia tidak menyebutkan selongsong peluru yang ditemukan itu berasal dari senjata api jenis apa.

“Yang jelas, kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dekan FKUI: Hipoksia Akibat Kabut Asap Sebabkan Kerusakan Organ Tubuh
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Hadir di Acara Buka Puasa Bersama BPP HIPMI dan HIPMI Jaya
Andi Sudirman

Nasional

Gantikan Nurdin Abdullah, Andi Sudirman Sulaiman Jadi Plt Gubernur Sulsel
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: 7 Provinsi Tak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Warga Pulau Sebesi Belum Tersentuh Bantuan Pasca-Disapu Tsunami
apahabar.com

Nasional

Breaking News: Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Jadi 4 Orang

Nasional

Jokowi Minta Soal Vaksin Covid-19 Jangan Tergesa-gesa
TNI Baku Tembak

Nasional

TNI Baku Tembak dengan KKB di Papua, 1 Prajurit Terluka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com