Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api Dikira Tenggelam, Buron Biang Tewasnya Polisi di Sungai Martapura Ditangkap! Duel Ulang Pilgub Kalsel, Habib Banua: Money Politics Itu Menghina Masyarakat

STIA Tabalong Rapikan Manajemen Keuangan di Tengah Pandemi Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 24 Maret 2021 - 12:43 WIB

STIA Tabalong Rapikan Manajemen Keuangan di Tengah Pandemi Covid-19

Ketua Yayasan Banua Saraba Kawa Tabalong Ariffin Noor memberikan arahan pengelola keuangan yang baik. Foto-Bahauddin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Manajemen keuangan di masa pandemi Covid-19 penting dilakukan.

Untuk itulah, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Tabalong menggelar Workshop Pengelola Keuangan Kampus di Hotel Mercure Banjarmasin, Rabu (24/3).

Ketua STIA Tabalong, Jauhar Ariffin mengatakan bahwa dari peninjauan terdapat beberapa kelemahan manajemen keuangan yang dilakukan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dengan begini, ia mengharapkan pengalaman workshop ini bisa menambah pengetahuan dalam pengelolaan keuangan.

Ini supaya administrasi dari bagian keuangan lebih transparan ke depannya.

“Agar kita punya pengetahuan tentang bagaimana mengelola keuangan yang baik,” ujarnya.

Ia menyampaikan dengan standardisasi pengelola keuangan ini mendapatkan hasil akreditasi yang memuaskan.

Dilaporkan STIA Tabalong saat ini memiliki Akreditasi B dengan dua program studi. Yaitu Administrasi Bisnis dan Administrasi Publik.

Standarisasi manajemen keuangan ini juga kerjasama dengan Yayasan Banua Saraba Kawa yang menaungi STIA Tabalong.

“Kalau sudah standarkan jadi enak. Kalau ada yang kurang dan kelebihan bisa ditegur,” ucapnya.

Ketua Yayasan Banua Saraba Kawa Tabalong Ariffin Noor menuturkan kegiatan pengelola keuangan ini penting dilaksanakan oleh pihak kampus.

Ia mengatakan bahwa uang yang masuk melalui pihaknya dan STIA Tabalong perlu dirapikan. Uang tersebut bisa digunakan ataupun tidak untuk kepentingan kampus.

“Ini perlu transparansi, begitu kita audit dengan akuntan publik setiap akhir tahun. Jadi tidak ada penyimpangan dan lainya,” imbuhnya.

Adapun jumlah di STIA Tabalong sekitar 1419 mahasiswa.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kreatif, ISFI Banjarmasin Racik Anti Septik Cegah Corona
apahabar.com

Kalsel

Pasutri Pengedar Narkoba di Tanah Bumbu Digulung Petugas
apahabar.com

Kalsel

Hadir di Banjarbaru, Bunda Esti Fisioterapi Baby Spa Siap Manjakan Buah Hati
apahabar.com

Kalsel

Pascabanjir, BPBD Tala Masih Lakukan Validasi Data Kerugian
apahabar.com

Kalsel

Anggaran Belanja Batola Naik 9 Persen
apahabar.com

Kalsel

Mardani H Maming Usung Konsep Membangun Ekonomi Daerah, Ekonom: Relevan dengan Kondisi Ekonomi Global
apahabar.com

Kalsel

Pelajar Ikut Demo Omnibus Law Banjarmasin, Kapolda: Tindak Tegas Dalangnya
apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Pencegahan, Polsek Kurau Ingatkan Larangan Karhutla pada Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com