Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh Bawaslu Perintahkan Copot Spanduk Denny-Difri di Martapura, Raziv: Error in Subject Duh, Pembayar Pajak Terbesar Kedua di Kalsel Curhat Jalan Rusak! Cari Lansia Diduga Tenggelam, Relawan Gabungan Tapin Dirikan Posko Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin

Stimulus Fiskal AS Picu Penguatan IHSG 

- Apahabar.com Senin, 8 Maret 2021 - 11:01 WIB

Stimulus Fiskal AS Picu Penguatan IHSG 

Ilustrasi - Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Hafidz Mubarak A/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan dibuka menguat. IHSG dibuka menguat 45,25 poin atau 0,72 persen ke posisi 6.304. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,08 poin atau 1,18 persen ke posisi 952,44.

“Untuk IHSG pada hari ini diperkirakan menguat melihat kuatnya sentimen global dari stimulus fiskal AS,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin (8/3) dilansir Antara.

Pasar AS pada akhir pekan lalu naik cukup tajam. Hal tersebut menyambut pengesahan stimulus fiskal AS senilai 1,9 triliun dolar AS yang telah diloloskan oleh Senat.

Selanjutnya, pengesahan akan dilakukan oleh Kongres AS dan dikirimkan kepada Presiden Joe Biden untuk ditandatangani sebelum batas waktu 14 Maret 2021 dan memperbaharui program bantuan sebelumnya.

Selain itu, investor global masih memperhatikan kekhawatiran inflasi dan kenaikan dari imbal hasil (yield) AS tenor 10 tahun yang saat ini berada di level 1,57 persen.

Dari pasar komoditas pun terjadi penguatan. Pada Jumat lalu, harga minyak WTI naik 3,5 persen ke level 66,2 dolar AS per barel dan Brent naik 4,3 persen ke level 69,5 dolar AS per barel.

Sedangkan harga nikel naik 2,08 persen pada level 16.437 dolar AS per ton, CPO naik 0,27 persen ke level 3,742 ringgit per ton. Namun harga emas terlihat masih dalam tren melemah, berada di level 1.700 dolar AS per troy ons.

Dari dalam negeri, kasus harian Covid-19 masih terlihat menurun, dengan penambahan 5.826 kasus baru pada Minggu (7/3) dan 19,5 persen positivity rate.

Saat ini akumulasi kasus Covid-19 dilaporkan berjumlah 1.379.662 kasus, dengan pasien sembuh sebanyak 1.194 656 pasien atau 86,6 persen recovery rate.

Terkait vaksin, tercatat saat ini telah disuntikkan sebanyak 2,8 juta dosis vaksin, bertambah 338 ribu dosis pada Minggu (7/3) atau 1,6 persen dari total target vaksinasi.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 265,32 poin atau 0,92 persen ke 29.129,64, indeks Hang Seng naik 205,45 poin atau 0,71 persen ke 29.303,74, dan indeks Straits Times meningkat 52,42 poin atau 1,74 persen ke 3.066,27.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pertamina Temukan Cadangan Gas di Sulawesi Tengah, Berapa Besarannya?
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Penularan Covid-19 Meningkat, Picu Rupiah Melemah

Ekbis

Pembukaan Pasar Hari Ini: Rupiah Masih Stagnan
apahabar.com

Ekbis

26 Mei, OJK Buka Kembali Kegiatan Pasar Modal
apahabar.com

Ekbis

Naik Tipis, Ekonomi Kalimantan Selatan Masih Bertumpu Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Punya Fitur Baru: Mute Selamanya
apahabar.com

Ekbis

Bersaing dengan Swasta, Pelindo Berbenah Diri
apahabar.com

Ekbis

Hasil Keputusan Rapat The Fed Ancam Rupiah Melemah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com