Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Tangani Covid-19, Dinkes Balikpapan Dapat Anggaran Rp 25 Miliar

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Kaltim mendapatkan Rp 25 miliar khusus untuk penanganan Covid-19 di daerah itu.Kepala Dinkes.......
- Apahabar.com     Senin, 15 Maret 2021 - 07:55 WITA

Tangani Covid-19, Dinkes Balikpapan Dapat Anggaran Rp 25 Miliar

Kadinkes Balikpapan, Andi Sri Juliarty. Foto-Antara/Novi Abdi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Kaltim mendapatkan Rp 25 miliar khusus untuk penanganan Covid-19 di daerah itu.

Kepala Dinkes Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan seperti masker, pelindung wajah, juga untuk obat-obatan seperti vitamin selama setahun.

“Juga untuk honor-honor petugas, termasuk dana operasional petugas dan konsumsi mereka yang menjalani isolasi di Asrama Haji Batakan,” kata Juliarty, seperti dilansir Antara, Senin (15/3).

Menurut Kadinkes, saat ini dana untuk penanganan Covid-19 sudah menjadi mata anggaran sendiri, tidak lagi hasil dari refocusing atau penganggaran ulang dengan mengurangi atau bahkan meniadakan dana untuk mata anggaran lain.

Selain itu, pada 2020 tenaga kesehatan di Balikpapan mendapat bantuan insentif dari Kementerian Kesehatan yang nilainya mencapai Rp12 miliar.

“Jumlah tersebut dibagi ke semua tenaga kesehatan yang menangani Covid-19,” jelas dr Juliarty.

Sementara itu pertambahan pada Minggu 14/3 ada penambahan kasus positif baru sebanyak 64 orang. Mereka dideteksi dari hasil uji usap dan uji cepat antigen.

“Jadi mulai hari Minggu ini hasil dari rapid test antigen juga kami masukkan,” kata Juliarty.

Sebelumnya, semua hasil positif berasal dari uji usap atau tes PCR. Hasil rapid test baru disebut reaktif dan non reaktif. Mereka yang reaktif harus melanjutkan ke uji usap. Bila hasilnya positif, barulah yang bersangkutan disebut terkonfirmasi positif.

Selengkapnya, dari 64 kasus positif tersebut, sebanyak 29 kasus dengan riwayat bergejala dan dirawat di rumah sakit. Sebanyak 8 kasus dialami warga luar Balikpapan.

Kemudian 26 kasus dengan riwayat perluasan tracing di masyarakat. Menurut Kadinkes, beberapa diantaranya anak-anak dan 9 orang tanpa gejala.

Jumlah pasien sembuh kini jauh lebih banyak daripada yang baru terkonfirmasi positif. Hari Minggu ini sembuh atau selesai isolasi sebanyak 87 orang yakni dari RS Kanujoso Djatiwibowo 1 pasien, RS Pertamina 5 pasien, RS Tentara dr Hardjanto 13 pasien dan selesai isolasi mandiri sebanyak 68 pasien.

“Kasus kematian tidak ada laporan hari ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Rizal Effendi menambahkan, secara kumulatif jumlah positif Covid-19 sebanyak 14.297 kasus. Saat ini sebanyak 252 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, lalu ada 756 pasien isolasi mandiri, sebanyak 12.777 pasien sembuh dan 512 orang meninggal dunia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkot Balikpapan

Kaltim

Pemkot Balikpapan Pantau PTM, Wali Kota Apresiasi Prokes
Pantai Klandasan Balikpapan

Kaltim

Angin Kencang dan Hujan Deras, Rumah di Pesisir Pantai Klandasan Balikpapan Ambruk
apahabar.com

Kaltim

Tuan Rumah Rakernas Forsesdasi: Momen Kenalkan Pariwisata Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Tingkatkan Peran KKSS dalam Pembangunan

Kaltim

OJK Kaltim Gelar Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan, Ribuan Dosis Disiapkan
Melahirkan di Mobil

Kaltim

Datangi Rumah Ibu yang Melahirkan di Mobil, Puskesmas Kariangau Kaltim Minta Maaf
apahabar.com

Kaltim

Banjir Samarinda, Distribusi Sembako ke Kutim Lancar
Aliran Jargas

Kaltim

Bakar Sampah Kena Aliran Jargas, Nyaris Hanguskan Rumah Warga Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com