Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api Dikira Tenggelam, Buron Biang Tewasnya Polisi di Sungai Martapura Ditangkap! Duel Ulang Pilgub Kalsel, Habib Banua: Money Politics Itu Menghina Masyarakat

Terkuak! Penyuap Eks Mensos Minta Dua Sepeda Brompton

- Apahabar.com Senin, 29 Maret 2021 - 23:52 WIB

Terkuak! Penyuap Eks Mensos Minta Dua Sepeda Brompton

Sepeda merek Brompton yang diserahkan perantara anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Ihsan Yunus, Agustri Yogasmara di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Penyuap eks Menteri Sosial atau Mensos Juliari P Batubara, Harry Van Sidabukke disebut sempat dimintai dua sepeda Brompton.

Permintaan itu dilakukan oleh Agustri Yogasmara alias Yogas.

Yogas diketahui sebagai operator mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan Ikhsan Yunus.

“Saya cuma diceritakan Harry diminta dua Brompton oleh Yogas dan sudah diberikan,” kata Direktur Utama PT Agri Tech Sejahtera Lucky Falian Setiabudi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (29/3/2021).

Lucky bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke.

Harry didakwa menyuap eks Mensos Juliari P Batubara senilai Rp1,28 miliar terkait penunjukan perusahaan penyedia bansos sembako Covid-19.

“Tapi saya tidak tahu kapan penyerahannya dan kurang tahu juga harganya, saya tidak mengerti sepeda,” tambah Lucky.

Yogas diketahui sudah menyerahkan dua unit sepeda Brompton ke KPK pada 10 Februari 2021.

Dalam adegan rekonstruksi pada 1 Februari 2021, Yogas bertemu dengan seseorang bernama Deny Sutarman dan Matheus Joko Santoso selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos.

Lucky juga diketahui punya “whatsapp group” bernama Teratai Persada Indonesia yang anggotanya Harry Sidabukke, Ketua HIPMI Jakarta Pusat Indra Rukman, Rajif dan Haris Mogot.

“Grup untuk koordinasi saja,” tambah Lucky.

Koordinasi itu termasuk untuk pengadaan bansos.

“Kemudian ada informasi dari Yogas ada pengurangan paket 200 ribu menjadi 175 ribu paket sehingga pembagian paketnya 135 ribu dikerjakan PT Mandala Hamonangan Sude dan PT Pertani 40 ribu tapi yang bagi paket saya tidak tahu siapa,” ungkap Lucky.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

SBY Percaya Polisi akan Tuntaskan Kasus Perusakan Atribut Demokrat
apahabar.com

Nasional

Tiba di Jeddah, Presiden Jokowi Kenakan Ihram
apahabar.com

Nasional

Luangkan Waktu Khusus untuk Jenguk Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Sehari Pasca Kim Muncul, Korut-Korsel Baku Tembak
Panduan Kemenag Soal Ibadah Ramadan di Tengah Covid-19, Bagaimana Salat Id?

Nasional

Panduan Kemenag Soal Ibadah Ramadan di Tengah Covid-19, Bagaimana Salat Id?
apahabar.com

Nasional

Delegasi Indonesia Sebut Benny Wenda Dilarang Masuk Sidang Umum PBB
apahabar.com

Nasional

Asal-usul Berlian 70 Karat Banjarmasin yang Dirampas Belanda dari Kesultanan Banjar
apahabar.com

Nasional

Jubir Covid-19 Ingatkan Penyebaran Masih Terus Terjadi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com