Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Tertekan, Danone Jual Aset di China

- Apahabar.com Senin, 1 Maret 2021 - 09:11 WIB

Tertekan, Danone Jual Aset di China

Danone, perusahaan asal Prancis, menjual sahamnya di mitra perusahaan susu China. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menghadapi tekanan pemegang saham, Danone menjual sahamnya di mitra perusahaan susu China.

“Untuk meningkatkan kinerja dan tata kelola,” ujar Chief Financial Officer Juergen Esser dalam pernyataan yang dikirim melalui surel, dilansir Antara, Senin (1/3).

Dalam sebuah pernyataan bahwa setelah meninjau portofolionya, Danone telah mencapai kesepakatan untuk mengubah kepemilikan tidak langsungnya di China Mengniu Dairy Company Limited menjadi 9,8 persen kepemilikan langsung di grup yang tercatat di Hong Kong itu.

Penjualan saham langsung dapat dilanjutkan tahun ini dalam satu atau beberapa transaksi dan tergantung pada kondisi pasar, kata Danone, seraya menambahkan bahwa sebagian besar keuntungan akan digunakan untuk membeli kembali sahamnya sendiri.

Grup Prancis itu mengatakan kepemilikan tidak langsung saat ini memiliki nilai buku sekitar 850 juta euro (1,03 miliar dolar AS) dan menyumbangkan 57 juta euro untuk pendapatannya pada 2019.

“Pengumuman hari ini adalah contoh komitmen kami untuk memberikan optimalisasi portofolio dan meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham melalui alokasi modal yang disiplin,” kata Chief Financial Officer Juergen Esser dalam pernyataan yang dikirim melalui surel.

Ketua dan Kepala Eksekutif Emmanuel Faber berada di bawah tekanan baru-baru ini saat para pemegang saham mendorong perubahan di grup perusahaan tersebut, yang telah tertinggal beberapa saingan selama pandemi Covid-19.

Artisan Partners, investor AS, bergabung dengan BlueBell Capital Partners pada Jumat (26/2) mendesak Danone menemukan CEO baru untuk meningkatkan praktik tata kelola dan mempercepat upaya untuk meningkatkan keuntungan. Mereka telah menyerukan peran CEO dan ketua untuk dibagi menjadi dua posisi terpisah.

Media Prancis melaporkan bahwa dewan direksi Danone dijadwalkan bertemu pada hari ini Senin (1/3) untuk membahas masalah tata kelola. (1 dolar AS = 0,8282 euro).

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Luhut

Ekbis

Di Depan Investor Amerika, Luhut Sampaikan Ekonomi Indonesia Mulai Tumbuh
apahabar.com

Ekbis

Gapki: Ekspor Minyak Sawit Indonesia Naik 13 Persen pada September
Banjarmasin

Ekbis

Kalsel Usulkan Penambahan Kuota 1 Juta Elpiji 3 Kilogram pada 2021
apahabar.com

Ekbis

Dolar Tergelincir Saat Menanti Stimulus Washington
WO Nineteen Banjarbaru

Banjarbaru

Kisah Bisnis WO Nineteen Banjarbaru, Beranjak dari Keresahan Hingga Raih Cuan
apahabar.com

Ekbis

Mendag Catat Ekspor 54 UKM Mencapai Rp 178 Miliar

Ekbis

Strategi Kementan Atasi Anjloknya Harga Telur
apahabar.com

Ekbis

Tarif Penerbangan Turun Sejak 11 Januari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com