Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Tingkatkan Kinerja, Prajurit Kodim 1004 Kotabaru Ikuti Penyuluhan Pembinaan Mental Ideologi

- Apahabar.com Selasa, 16 Maret 2021 - 20:06 WIB

Tingkatkan Kinerja, Prajurit Kodim 1004 Kotabaru Ikuti Penyuluhan Pembinaan Mental Ideologi

Para prajurit Kodim 1004-Kotabaru dan pegawai mengikuti penyuluhan Pembinaan Mental Ideologi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Anggota Kodim 1004-Kotabaru yang terdiri dari prajurit dan para pegawai mengikuti penyuluhan pembinaan mental ideologi di Makodim, Selasa (16/3).

Penyuluhan itu digelar jajaran Korem 101 Antasari untuk meningkatkan kinerja para prajurit dan pegawai di lingkungan TNI-AD.

Komandan Kodim 1004-Kotabaru, Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, mengatakan penyuluhan, dan pembinaan mental ideologi merupakan agenda rutin yang diselenggarakan satuan jajaran TNI-AD untuk meningkatkan kualitas kerja para prajurit dan PNS di lingkup TNI-AD.

Di samping itu, digelarnya kegiatan agar setiap tindakan para prajurit, dan pegawai senantiasa dilandasi dengan moral, semangat, dan kesadaran yang tinggi, serta diiringi dengan peningkatan iman dan takwa.

“Nah, dengan pemahaman yang baik tentang mental ideologi ini diharapkan tidak ada prajurit yang berbuat pelanggaran yang merugikan diri sendiri, dan satuan,” harap Roy, dalam sambutan.

Sementara, Kapten Inf Hendra, Bintal Rem 101-Antasari selaku pemateri mengatakan, pembinaan mental, merupakan usaha tindakan untuk membentuk, memelihara, meningkatkan dan memantapkan kondisi jiwa prajurit berdasarkan pancasila, Sapta Marga dan 8 wajib TNI.

Kapten Hendra juga menilai, menurunnya mental dan kesehatan mental prajurit, menjadi penyebab timbulnya berbagai pelanggaran seperti Disersi, THTI, KDRT, asusila, perkelahian dan lainnya.

Guna menghindarinya, kegiatan keagamaan sesuai dengan agama masing-masing prajurit perlu dilakukan.

“Selanjutnya, dengan cara menerapkan disiplin prajurit berlandaskan pancasila, sapta marga, sumpah prajurit, dan 8 wajib TNI,” pungkasnya.-

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sekda

Kota Baru

Sekda Kotabaru Resmikan Kantor Bank Kalsel Cabang Lontar di Pulau Laut Barat
covid-19 kotabaru

Kota Baru

Tambah 2, Total Positif Covid-19 di Kotabaru 1.222 Orang
apahabar.com

Kota Baru

Putus Diterjang Banjir, Jembatan Gantung Jadi Objek Selfie Warga
gempa susulan

Kota Baru

Gempa Susulan di Kotabaru Lebih Dahsyat, BMKG Beri Peringatan
covid-19 kotabaru

Kalsel

Hari Ini, 6 Warga Kotabaru Positif Covid-19, 14 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kota Baru

Bagi-Bagi Daging Kurban, Sayed Jafar Datangi Rumah Warga
Sampanahan

Kota Baru

Gegara Hal Sepele, Pemuda di Sampanahan Kotabaru Tega Hujani Pisau Teman Sendiri
apahabar.com

Kota Baru

Peduli Pendapatan Wong Cilik, Polres Kotabaru Bagikan Ratusan Nasi Bungkus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com