Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI Jalan Tikus Masuk Kalteng di Kapuas Juga Dijaga Ketat Petugas

Uniknya Masjid Bambu Kiram Milik Pemprov Kalsel

- Apahabar.com Jumat, 5 Maret 2021 - 22:54 WIB

Uniknya Masjid Bambu Kiram Milik Pemprov Kalsel

Masjid KH Abdul Qadir Hasan di Kiram, Kabupaten Banjar memiliki rancangan yang unik. Foto: Istimewa 

apahabar.com, BANJARBARU – Masjid milik Pemprov Kalsel yang satu ini sungguh unik. Karena didesain mirip kapal dan bahan bangunannya menggunakan bambu seluas 15×15 meter dengan 2 lantai.

Masjid Bambu ini diberi nama KH Abdul Qadir Hasan bertempat di Desa Kiram, Kabupaten Banjar.

Dalam konsep pembangunannya mengambil dari masjid tertua yang ada di Kalimantan Selatan yang menjadi simbol peradaban islam di Kalsel yakni masjid Sultan Suriansyah.

Ide dasar dari pengembangan masjid bambu ini diambil dari balanting bambu yang menjadi andalan wisata kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Progres fisiknya sudah selesai 100 persen dan siap pakai.

Kadis PUPR Kalsel Roy Rizali Anwar melalui, Kabid Cipta Karya, Agung Dewanto, membenarkan, progres fisik pengerjaan sudah selesai 100 persen.

“Fisik sudah selesai dan sudah bisa dipakai dan difungsikan (untuk salat). Secara umum kini masjid sudah selesai dan tinggal pembersihan dan masuk masa pemeliharaan,” ucap Agung Dewanto Jumat, 5 Maret.

Agung bilang aset masjid ini akan diserahkan ke pengelola melalui biro umum agar dikelola dan dimanfaatkan baik.

Sementara, Deputi Proyek Manager, Masjid Bambu Kiram Kabupaten Banjar, Agus Yudi Erwanto, bersyukur proyek berjalan sesuai kalender kerja.

“Kendala tidak ada yang krusial. Dari awal sampai akhir sesuai dengan jadwal. Masjid ini pra-konstruksinya merupakan pipa baja dan kemudian dilapis bambu,” kata Agus.

Di masjid ini tidak perlu pakai pendingin ruangan katanya, karena sudah dirancang natural alam dengan ventilasi yang sudah memadai sehingga tidak perlu AC.

Dijelaskan Agus Yudi Erwanto, untuk bahan bambu ini didatangkan dari Sleman Jogja dan merupakan bambu pilihan yang sudah diproses agar kuat anti rayap sehingga ketika dipasang dikonstruksi.

“Untuk lantai 2 tempat salat atau peribadatan yang dapat menampung 180 hingga 250 orang jemaah,” kata dia sembari menjelaskan untuk outdoor bisa dipakai untuk pengajian dan sejenisnya.

Sebagai informasi, masjid ini dibangun selama enam bulan yakni dengan masa kontrak 170 hari kalender. Yakni dari Juli hingga akhir Desember 2020, dengan anggaran Rp11,9 miliar lebih.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Alternatif Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan Urai Macet Saat Haul
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Uji Kepadatan Lapisan Tanah, PUPR Kalsel Gunakan Metode SandCone
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Jalan Poros Banjarmasin-Hulu Sungai II Masih Tertahan Lahan
Jembatan Pabahanan

Dinas PUPR Kalsel

Awal Mei 2021, Jembatan Pabahanan Pelaihari Dipastikan Rampung

Dinas PUPR Kalsel

H2 Penutupan Jembatan Sungai Lulut, Pengendara Berebut Jembatan Alternatif
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Kalsel Perjuangkan Izin Pinjam Pakai untuk Jalan Bebas Hambatan
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Pekan Depan, Renovasi Jembatan di Sungai Lulut Dilanjut
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Wow, Padat Karya Bedah Rumah Serap 287 Ribu Tenaga Kerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com