Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab

- Apahabar.com Kamis, 4 Maret 2021 - 17:53 WIB

Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab

Masyarakat diingatkan untuk tak jemawa meski sudah mengikuti vaksinasi Covid-19. apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak ada jaminan masyarakat bisa melewati segala protokol kesehatan (prokes) meski telah divaksinasi Covid-19.

Warga harus tetap melakukan jaga jarak, mengenakan masker, dan pemeriksaan swab ataupun rapid test antigen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi mengingatkan tak ada jaminan kekebalan meski sudah divaksinasi.

“Jadi walaupun masih terjangkit, dia (penyintas Covid-19) tidak akan separah orang yang tidak bervaksin,” ujarnya kepada apahabar.com.

Menurutnya, tujuan utama vaksinasi adalah membangun heard immunity atau kekebalan kelompok di masyarakat terhadap Corona.

“Kalau itu sudah terbangun, maka mereka yang sudah divaksin akan melindungi anggota keluarga atau orang di sekitarnya yang tidak bervaksin,” pungkasnya.

Selain itu, Machli bilang bahwa alasan utama pemeriksaan rapid test antigen dan swab test karena adanya aturan menteri perhubungan.

“Misalnya di bandara mewajibkan hasil pemeriksaan rapid antigen maupun swab test, ikuti peraturan itu,” tegasnya.

Machli kembali menegaskan bahwa tidak ada jaminan orang yang sudah divaksin bisa kebal Corona.

“Bukan kebal, tapi mengurangi dampak akibat Covid-19,” tandasnya.

Lebih jauh, swab test tidak perlu dilakukan kalau pandemi Covid-19 sudah dinyatakan hilang oleh pemerintah.

Sebagai pengingat, 14 Februari lalu, Menteri Kesehatan Budi Sadikin berjanji akan memberikan sertifikat digital bagi masyarakat yang sudah divaksinasi. Sertifikat itu nantinya akan digunakan untuk mereka yang hendak melakukan perjalanan, atau sekadar berkumpul.

“Kalau bisa vaksin jangan dipakai sebagai takut-takutin dari sisi pidananya tetapi diberikan iming-iming benefitnya. Misalnya kalau yang sudah vaksin kita akan berikan sertifikat, tapi bukan sertifikat fisik melainkan digital sehingga kalau mau terbang atau mau pesan tiket tidak usah menunjukkan pcr test atau antigen,” kata Budi di Komisi IX DPR RI, dilansir CNBC Indonesia.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

mayat

Kalsel

Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar
apahabar.com

Kalsel

BNN Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK Bina Banua Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

DPRD Banjarbaru Sahkan 3 Raperda Sekaligus
apahabar.com

Kalsel

Bupati Sayed Jafar Kembali Lantik Anggota BPD di Pulau Laut Tengah 
HWK

Kalsel

Peduli Banjir Kalsel, HWK Palangka Raya Galang Dana Rp5,4 Juta
apahabar.com

Kalsel

PSSB Banjarmasin Segera Berakhir, Jubir: Mungkin Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Kapolsek Kelumpang Hilir Sampaikan Instruksi Kapolri di Rakor Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Ketatnya Reka Ulang Pembunuhan Istri Muda Pembakal HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com