Breaking: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak Kuasa Hukum AF Minta Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara Duh, DLH Tabalong Tak Pernah Lihat Dokumen Pascatambang ADARO Melihat Sidang Perdana Kasus Korupsi Kursi di Tanah Bumbu, Audit Tak Dilakukan BPK! AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!

Usut Dugaan Limbah B3, Wali Kota Balikpapan Desak Kontraktor Tanggung Jawab

- Apahabar.com Selasa, 16 Maret 2021 - 11:05 WIB

Usut Dugaan Limbah B3, Wali Kota Balikpapan Desak Kontraktor Tanggung Jawab

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi saat sidak ke lokasi kejadian beberapa hari lalu. Foto: Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Terkait adanya dugaan limbah B3 di lahan bekas parkir pelabuhan (Gudang Sepuluh) di Baru Ulu, Balikpapan Barat diusut langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

Bahkan Rizal telah meninjau langsung lokasi tersebut serta mendengar keluhan masyarakat di RT 9 dan 42 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat.

Rizal mengatakan pihaknya akan memberikan teguran kepada pihak terkait, termasuk kontraktor yang membuang limbah di lokasi tersebut. Hanya saja prosesnya harus di Kementerian Lingkungan Hidup.

“Prosesnya bukan di pemerintah kota tapi ditindaklanjuti si Kementerian. Tapi kementerian kan ada penegak hukumnya di kantor lingkungan hidup yang region Kaltim, jadi akan kita akan memberikan laporan,” kata Rizal, Senin (15/3/2021).

Tak hanya membuat laporan, pihaknya juga meminta kontraktor menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terlebih dahulu.

Dia juga mendesak kontraktor bertanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat disekitarnya yang mengalami mual dan muntah.

“Kita minta kepada RDMP dan PT PP Urban menyampaikan maaf kepada warga, dan segera menetralisir tempat itu sekaligus membantu masyarakat, misalnya memberi vitamin juga natura agar masyarakat bisa menerima begitu,” tegas dia.

Rizal mengaku pihaknya telah mendapat sedikit penjelasan dari perwakilan PT Kilang Mandiri Balikpapan, yakni kejadian tersebut memang diluar dari SOP mereka.

“Memang katanya itu diluar prosedur mereka punya SOP yang tidak melakukan hal seperti itu. Jadi ini pelanggaran di lapangan, apakah ini ulah sopir atau ada yang belum kita ketahui,” ujarnya.

Ditanya apakah limbah tersebut mengandung bahan beracun, Rizal masih belum bisa menjawabnya. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. “Kita tunggu hasilnya saja dari Laboratorium, saat ini belum,” tandas Rizal.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Esok Lusa, Gubernur Umumkan UMP Kaltim 2020
Balikpapan

Kaltim

Masuk Balikpapan Bakal Wajib Rapid Test Antigen
apahabar.com

Kaltim

Pendapatan Daerah Kaltim Bertambah Ratusan Miliar
apahabar.com

Kaltim

Pacu Investasi, Kaltim Bawa Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Jepang
apahabar.com

Kaltim

14 Hari Mengungsi, Korban Rusuh di Penajam Mulai Dipulangkan

Kaltim

Taksi Air Karam di Perairan Mahulu: Penumpang Tercebur, Kendaraan Mengapung
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Urutan Ke-14 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Kaltim

Lompat ke Sungai Karang Mumus, Pelajar Tenggelam dan Menghilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com