Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Yield Oblogasi AS Turun, IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat

- Apahabar.com Kamis, 25 Maret 2021 - 11:48 WIB

Yield Oblogasi AS Turun, IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat

Ilustrasi: Layar ponsel menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa. Foto-Antara/M Risyal Hidayat/foc

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (25/3) berpeluang menguat.

IHSG berpeluang menguat seiring penurunan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS).

IHSG dibuka menguat 3,48 poin atau 0,06 persen ke posisi 6.159,62. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,64 poin atau 0,18 persen ke posisi 927,6.

“IHSG berpotensi mengalami technical rebound didukung peluang rebound nilai tukar rupiah pada hari ini sejalan dengan penurunan US 10-year treasury yield sebesar 3 bps ke level 1,61 persen,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis.

Jika bertahan di atas support critical level 6.150, IHSG berpeluang mencatatkan technical rebound ke kisaran pivot-resistance 6.200-6.250 pada perdagangan Kamis ini.

Dari dalam negeri, Kementerian Keuangan RI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada rentang minus 1 persen (yoy) hingga minus 0,1 persen (yoy) pada kuartal I 2021 dan diperkirakan membaik pada kuartal II 2021 menjadi 7 persen (yoy).

Masih dari data ekonomi, peningkatan indeks manufaktur Jerman, Inggris, dan Euro Area pada Maret 2021 dapat meredam sentimen-sentimen negatif bagi IHSG pada perdagangan hari ini.

Investor dapat mencermati saham manufaktur diantaranya SMGR, ICBP, INDF dan SRIL. Saham lain yang dapat dicermati adalah ERAA, TOWR dan TLKM.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 119,5 poin atau 0,42 persen ke 28.525,02, Indeks Hang Seng turun 142,74 poin atau 0,51 persen ke 27.775,4, dan Indeks Straits Times terkoreksi 3,67 poin atau 0,12 persen ke 3.136,98.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kunci Bisnis Bisa Tahan Corona Ala Sri Mulyani
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Targetkan Laba BUMN Rp 300 Triliun Pada 2024

Ekbis

Dirjen Pajak: 13 Juta Wajib Pajak Telah Lapor SPT
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Diproyeksi Impor 500 ribu Ton Singkong sepanjang 2018
apahabar.com

Ekbis

Pemilu 2019, Penumpang Pesawat via Bandara Syamsudin Noor Turun
apahabar.com

Ekbis

Wacana Subsidi LPG 3 Kg Dicabut, Nadjmi: Harus Ada Pola Pengganti
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Temukan Cadangan Gas di Sulawesi Tengah, Berapa Besarannya?
apahabar.com

Ekbis

Kaltara Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk Kelompok Tani Hutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com