Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Alasan Mengapa Kalsel Tegas Melarang Warganya Mudik

- Apahabar.com Kamis, 29 April 2021 - 20:16 WIB

Alasan Mengapa Kalsel Tegas Melarang Warganya Mudik

Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA menyebut ada kesamaan tipologi masyarakat India dengan Kalsel. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Berkaca dari membeludaknya kasus Covid-19 di India, Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA melarang warganya untuk mudik. Ia mengingatkan semua pihak agar tidak lengah.

“Jangan lengah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Safrizal, Kamis (29/4).

Terlebih, kata dia, ada kesamaan tipologi masyarakat India dengan Kalsel.

Tipologi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya ilmu watak tentang bagian manusia dalam golongan-golongan menurut corak watak masing-masing.

“Tipologi masyarakat kita dan India relatif sama,” ujarnya.

Di Kalsel, perkembangan kasus baru terus meningkat.

Karena itu, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 harus terus digalakkan. Bahkan saat ada penurunan kasus.

“Pengalaman buruk di India yang sempat mengklaim berhasil, lalu lengah dengan acara keagamaan, dan berujung pada penyebaran kasus yang besar-besaran, itu harus jadi pembelajaran agar kita tidak lengah,” jelasnya.

Dalam kurun waktu Januari hingga April 2021, tercatat 17.312 kasus di Kalsel. Mereka yang sembuh 15.712 orang (90,76%), pasien aktif sebanyak 1.248 orang (7,21%), dan meninggal dunia 352 orang (2,07%).

“Kasus masih didominasi Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Sementara, Kabupaten HST merupakan daerah tertinggi kematian,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Safrizal mewanti-wanti agar semua pihak baik masyarakat maupun pemerintah disiplin menjalankan prokes, dan tidak mudik di hari raya Idulfitri 1442 H ini.

Untuk diketahui, India telah dilanda tsunami Covid-19 dengan melonjaknya jumlah kasus harian. Serta meroketnya jumlah kematian, serta menipisnya pasokan medis.

Pada Minggu (25/4), India melaporkan 352.991 kasus Covid-19 baru per hari. Jumlah kasus itu terbanyak dalam sehari dari seluruh negara di dunia.

Sehari setelahnya, pada Senin (26/4), India kembali melaporkan 323.000 kasus Covid-19 dan 2.771 kematian dalam sehari, tanpa tanda-tanda melambat.

Pemprov Kalsel Tegas Melarang Mudik Lebaran 2021, Simak Aturan Lengkapnya

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Perkuat Kearsipan, Dispersip Kalsel Sosialisasikan Perda 

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Tegas Melarang Mudik Lebaran 2021, Simak Aturan Lengkapnya
bantuan

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Salurkan 20 Ribu Paket Sembako dari Jokowi
Kalsel

Pemprov Kalsel

Pj Gubernur Safrizal ZA: Pemprov Siap Kawal PSU Pilgub Kalsel
Puncak Musim Hujan

Pemprov Kalsel

Puncak Musim Hujan Juni 2021, Kalsel Evaluasi Sistem Peringatan Dini
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Proyek Renovasi Stadion 17 Mei Banjarmasin Terus Berlanjut
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dana Dialihkan ke Covid-19, Jalan Mataraman – Sungai Ulin Batal Dibangun
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Tingkatkan Prestasi Atlet, Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Manajemen Keolahragaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com