Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!

- Apahabar.com Rabu, 21 April 2021 - 16:15 WIB

AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!

Buntut tudingan liar terkait proyek Jembatan Bromo, Bawaslu melanjutkan kasus yang menjerat Ustaz HA, seorang simpatisan pasangan calon di Banjarmasin. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Tudingan bernuansa kesukuan (SARA) yang dilayangkan seorang ustaz berinisial SA berbuntut panjang. Simpatisan pasangan calon Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) itu mesti berurusan dengan pihak berwajib.

Terbaru, Bawaslu Banjarmasin resmi meneruskan kasus Ustaz HA ke Polresta Banjarmasin.

“Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan atau temuan yang masuk dan hasil kajian pengawas pemilihan,” ujar Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Yasar, dihubungi apahabar.com, Rabu (21/4).

Ustaz HA dituding melakukan kampanye hitam di Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan, Senin 12 Maret silam.

Mantuil adalah salah satu lokasi pemungutan suara ulang Pilwali Banjarmasin 2020. Pelapornya adalah Muhammad Kurniawan, Tim Hukum Ibnu Sina-Ariffin.

Di Mantuil kala itu, Ustaz HA berlaku sebagai juru kampanye Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu). AnandaMu rival politik Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin yang diulang karena MK menemukan sederet pelanggaran pemilu.

“Yang sangat kami sayangkan, dalam acara itu ada fitnah, ujaran kebencian dan unsur SARA yang diucapkan oleh salah satu juru kampanye [Ustaz HA),” ujar Kurniawan selaku pelapor.

Ustaz HA menuding ada mark up dana pembangunan Jembatan Bromo. Termasuk menyebut jika yang mengerjakan Jembatan Bromo semua pekerjanya berasal dari luar Banjarmasin atau Puruk Cahu.

“Fitnah lainnya pembagian bantuan Covid-19 yang dicurangi,” ujarnya.

Bawaslu menilai apa yang telah dilakukan Ustaz HA telah memenuhi unsur SARA.

“Nanti kemudian di kepolisian, mereka akan melanjutkan penyelidikan selama 14 hari dan selanjutnya diteruskan ke kejaksaan untuk penutupan,” ujar Muhammad Yasar.

Lebih jauh, Bawaslu telah melakukan klarifikasi, memeriksa petunjuk. Memanggil para saksi, kepolisian hingga ke kejaksaan. Hasilnya, kampanye di luar jadwal itu dilakukan Ustaz HA atas inisiatif pribadinya sendiri.

“Ketika unsurnya lengkap makanya kita teruskan. Dan menurut kita. dugaannya terbukti,” ucapnya.

Sementara laporan pencemaran nama baik, kata dia, sulit untuk dilanjutkan. Mengingat waktu penyelidikan hanya 14 hari.

“Belum lagi memerlukan ahli bahasa,” tegasnya.

Lantas apa ancamannya?

Apabila terbukti, sebut dia, Ustaz HA terancam penjara 15 hari. Paling lama 3 bulan.

“Bisa jadi apakah itu akan percobaan dari hakim,” tuturnya.

Bagaimana dengan AnandaMu?

Selaku terlapor 1 semua unsur yang dituduhkan rupanya tidak terpenuhi. Mulai dari administrasi dan pidana. Sehingga tak bisa dilanjutkan ke penyelidikan.

Soal bahan kampanye di kawasan pemungutan ulang, Yasar memastikan itu bukan inisiatif paslon nomor urut 04.

“Keterangan saksi juga beliau tidak berhadir di sana,” katanya.

ISI TRANSKRIP 

Memanas, Tim Ibnu-Ariffin Mau Polisikan Sosok Diduga Jurkam AnandaMu Buntut Transkrip!

UAS : MUDAHAN SEHAT BERTAAN YANG KADA MENJAWAB TADI MUDAHAN MASUK ANGIN,
JAMAAH : ( JAMAAH TERTAWA)

UAS : ANGIN SURGA , ANGIN SURGA, SURGA JUA CUMA ANGINNYA AJA,

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ramadan

Banjarmasin

Rampungkan Pesantren Ramadan di Lapas Banjarmasin, Ini Harapan Warga Binaan
apahabar.com

Banjarmasin

Bank Data Pilkada Kalsel 2020, Peta Kekuatan Paslon Gubernur, Bupati, Wali Kota Berdasarkan Parpol Pengusung di DPRD
AnandaMu

Banjarmasin

Resmi! Bawaslu Rekomendasi Sanksi untuk AnandaMu!

Banjarmasin

Jam Malam, Tak Ada Penutupan Perbatasan di Banjarmasin
JPU

Banjarmasin

JPU Ngotot Kurir Sabu 208 Kg di Banjarmasin Dihukum Mati

Banjarmasin

Realisasi Vaksinasi Masih Rendah, Biddokkes Polda Kalsel Beri Catatan

Banjarmasin

Rumah Biliar Beroperasi di Malam Ramadan, Ini Penjelasan Disbudpar Banjarmasin
Kalsel

Banjarmasin

Kurang Duit Miliaran Rupiah untuk PSU, KPU Kalsel Ngadu ke Pemprov
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com