Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Antisipasi Covid, Ratusan WN India Jalani Karantina Terpusat

- Apahabar.com Sabtu, 24 April 2021 - 15:32 WIB

Antisipasi Covid, Ratusan WN India Jalani Karantina Terpusat

Ilustrasi orang India. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 141 orang warga negara asing (WNA) yang berasal dari India menjalani karantina terpusat di Hotel Holiday Inn, Jakarta Barat selama 14 hari. Mereka sebelumnya telah dinyatakan negatif Covid-19.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan berdasarkan pendataan yang dilakukan pihaknya bersama Polri, beberapa waktu belakangan ada 153 WN India dan 7 WNI dari India yang masuk ke Jakarta.

Dari jumlah itu, 12 orang WN India yang dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani isolasi di Hotel Hariston, Jakarta Utara.

“Dari 153, dikurangi 12 yang positif, jadi 141 ini dipusatkan di Hotel Holiday Inn dan yang udah masuk disini sekarang 90 orang yang negatif, sisanya 51 orang dalam proses pindah dari hotel yang sudah kita data dan cari,” kata Dudung, dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (24/4).

Dudung meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan kedatangan warga negara dari India itu. Ia menyebut prosedur karantina akan diberlakukan secara ketat.

“Kami jamin warga negara dari India, baik asing maupun WNI, mulai kedatangan, kami data, sudah kita lakukan secara maksimal, sehingga ini salah satu upaya aga tidak terjadi penyebaran covid di wilayah DKI ini,” kata dia.

Satgas Karantina Kesehatan Kemenkes, Andita Irawan mengatakan jika dalam proses karantina itu ditemukan ada yang positif Covid-19, maka akan dilakukan isolasi di hotel yang juga telah disediakan.

“Kedatangan dari India telah kami lakukan sesuai protokol kesehatan, yaitu dilakukan karantina selama 14 hari dan apabila ditemukan ada yang positif, kami melakukan tindakan isolasi. Dilakukan secara terpusat dan terkendali di hotel yang telah ditetapkan dan juga dilakukan verifikasi sesuai dengan protokol kesehatan,” kata dia.

India sebelumnya mencatat kasus harian Covid-19 mencapai lebih dari 300 ribu kasus selama 24 jam pada Kamis (22/4).

Angka itu menjadi kasus harian tertinggi di dunia selama pandemi berlangsung, mengalahkan Amerika Serikat.

Menyikapi situasi itu, pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal atau mengunjungi India dalam kurun waktu 14 hari. Kebijakan itu berlaku mulai 25 April mendatang.

 

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Andy Arief Ancam Polisikan Putra Jokowi?
apahabar.com

Nasional

Aliansi Jurnalis Independen Kecam Upaya Pelemahan KPK
Kasus Hambalang

Nasional

Ungkit Kasus Hambalang dan Century, Warganet: #TangkapEdhiBaskoro
apahabar.com

Nasional

Pascakebakaran Gedung Kejagung RI, Tidak Ada Tahanan yang Dipindahkan
apahabar.com

Nasional

Polisi Buru Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Medan
Pajak Pulsa

Nasional

Kritik Pajak Pulsa Sri Mulyani, Rizal Ramli: Kebijakan Kepepet
abu Janda

Nasional

Diperiksa Bareskrim, Abu Janda Akui Hanya Respons Cuitan Tengku Zulkarnain
apahabar.com

Nasional

Covid-19 Jadi Pandemi, Sekjen PBB Minta Kelompok Rentan Diperhatikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com